Kasus pemukulan yang dilakukan oleh pemain Real Madrid, Federico Valverde memasuki babak baru. Insiden ini terjadi selepas pertandingan Real Madrid Melawan Villareal di mana El Real tumbang 2-3 di Santiago Bernabeu dalam lanjutan La Liga (9/4). Pemain asal Uruguay itu mendaratkan 'bogem mentah' ke wajah pemain Villareal, Alex Baena.
Pemukulan itu dilakukan Valverde di area parkir stadion Santago Bernabeu. Dilaporkan jika insiden ini dipicu oleh perkataan Baena dalam pertandingan yang menyinggung Valverde prihal kabar keguguran istrinya beberapa minggu lalu. Menurut akun Twitter Marca, semua bermula dari cekcok Keduanya saat Real Madrid bertemu Villareal di ajang Copa Del Rey. "Dalam pertandingan Copa del Rey, Baena menendang Fede (Valverde) dan berkata 'menangis sekarang karena putramu tidak akan lahir'. Hal itu terjadi, sampai hari ini. Dia menunggunya dan mengatakan kepadanya bahwa dia tidak main-main dengan keluarga."
Meski demikian setelah insiden pemukulan itu, melalui unggahan Twitter pribadinya (9/4) Baena menepis anggapan Valverde tersebut. "Sangat senang dengan kemenangan mengesankan tim di tempat seperti Santiago Bernabéu, tetapi pada saat yang sama sangat sedih atas agresi yang saya derita setelah pertandingan dan terkejut dengan apa yang dikatakan tentang saya," ungkapnya via twitter @alexbbaena. Dalam cuitan yang sama dirinya juga membantah telah mengolok Valverde. "BENAR-BENAR SALAH BAHWA SAYA MENGATAKAN ITU," tutupnya.
Karena ulahnya ini, Valverde kini akan berurusan dengan pihak kepolisian. Berdasarkan laporan Marca, baru-baru ini Alex Baena secara resmi memperkarakan kasus pemukulan Valverde tersebut lewat hukum. Kasus ini akan terpusat pada proses hukum pidana, dan tidak berkaitan dengan agenda olahraga. Federasi La Liga belum dilibatkan di tahap ini.
Namun jika sanksi hukum berjalan, vonis pidana dan proses persidangan dapat berpotensi menghambat aktivitas sepakbola Valverde sampai persidangan tuntas. Terlebih lagi kasus kekerasan tentu akan ditindaklanjuti secara serius oleh pihak berwajib.