Depok.suara.com - FIFA belum lama ini meresmikan Indonesia sebagai tuan rumah ajang piala dunia u-17 2023.
Keputusan itu dibuat setelah Peru mengundurkan diri lantara beberapa fasilitas stadion untuk ajang tersebut rusak akibat gempa bumi.
Keputusan itu digosipkan dengan kabar jika FIFA ingin menggantikan kegagalan Indonesia yang gagal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 lalu.
Salah satu hal yang membuat federasi sepakbola dunia itu batal menunjuk Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 adalah pengaruh isu penolakan terhadap tim peserta, Israel bermain di tanah air.
Saat itu bahkan sempat viral polemik perang dingin yang dilakukan media Israel, Jerusalem Post menyindir bangsa Indonesia soal sikap penolakan itu.
Sementara itu, Israel sudah tidak akan lagi jadi hambatan Indonesia dalam menggelar ajang besar karena di Piala Dunia U-17, mereka tidak turut serta.
Laju mereka dihentikan oleh beberapa negara yang secara tidak langsung berjasa untuk mengamankan Indonesia setelah membuat Israel berada di juru kunci babak kualifikasi Piala Eropa U-17 lalu.
Dilansir dari wikipedia, Israel gagal lolos ke puncak Euro u-17 di fase kedua (elite phase) saat menjadi tim dengan perolehan poin terendah dalam grup 1.
Negara-negara yang turut andil mengagalkan Israel adalah Bosnia Herzegovina (imbang 1-1), Serbia (menang 3-0), dan Belarusia (imbang 2-2).
Baca Juga: Kecantikan Ayu Ting Ting Luntur Seketika Akibat Salah Pilih Make-up, Netizen: Ini Edit Bukan Sih?!!
Namun sayangnya tidak ada satu pun diantara negara tersebut yang didaftarkan ke piala dunka U-17.
Hal itu mengacu pada aturan FIFA yang hanya meloloskan 5 wakil dari ajang Euro U-17. Spanyol, Prancis, Polandia, dan Prancis (juaral) lolos otomatis karena menembus semifinal.
Sementara Inggris lolos dari zona play-off berdasarkan perolehan poin penyisihan grup setelah menang melawan Swiss.
Serbia gagal tampil setelah gugur di fase grup final piala eropa U-17 serta perolehan poinnya tidak cukup untuk diadu ke babak play-off. Sedangkan Bosnia dan belarusia sudah lebih dulu gugur di fase kualifikasi sebelumnya.