Depok.suara.com- Kehidupan Ari Lasso tentu membuat penasaran para penggemar, tak hanya kehidupannya sebagai musisi tapi kehidupan pribadi penyanyi berusia 49 tahun itu menarik untuk dikulik.
Sempat terjerumus ke lembah hitam narkoba dan rela meninggalkan Dewa 19 ketika berada di masa jayanya, Ari Lasso perlahan kembali bangkit dari keterpurukan dengan memutuskan untuk bersolo karier ketika bebas dari jeruji besi.
Tak hanya itu, Ari Lasso juga dikenal tengil semasa mudanya, bahkan ia juga harus rela dikeluarkan dari Universitas Airlangga (UNAIR) ketika ia menginjak semester 7.
Bukan karena kenakalannya, akan tetapi Ari Lasso dikeluarkan dari UNAIR karena ia tak bisa membagi waktu antara nge-band dan kuliah, lantaran saat itu Dewa 19 basecampnya di Jakarta dan ia tidak mungkin untuk bolak-balik Jakarta-Surabaya.
Hal tersebut, diungkapkan oleh Ari Lasso ketika berbincang-bincang dengan Ridho Slank beberapa tahun lalu dalam sebuah video lama yang diunggah melalui YouTube Shorts melalui kanal Oesman_Oesman.
Awalnya, Ridho Slank bertanya kepada Ari Lasso terkait ia pertama kali mulai nge-band.
"Pertama kali lo ngeband, SMP atau SMA?" tanya Ridho Slank kepada Ari Lasso.
"SMA, waktu itu nama band gue Outsider, itu yang main aku, drummernya Wawan terus gitarisnya Piyu kalo yang main bass ada temen gue," ungkap Ari Lasso.
Ari Lasso juga mengungkap ketika zaman SMA terdapat 3 band yaitu Outsider, Los Angeles dan Dewa, akan tetapi nama Dewa kala itu masih Downbeat.
Baca Juga: 4 Teknik Pernapasan untuk Mengatasi Insomnia, Tidur Jadi Nyenyak!
"Dulu zaman SMA ada 3 band, yaitu Outsider yang main diluar untuk dapet duit itu sama Los Angeles, terus yang satunya lagi sama Dewa," jelas musisi yang kini berusia 49 tahun itu.
"Terus sama Dewa, cuma waktu itu namanya belom Dewa. Mereka masih mainin musik jazz Downbeat," sambungnya.
"Waktu gue masuk, mereka masih mainin lagu Pop Rock kayak Toto, Bad English waktu itu kan gitu," imbuhnya.
Pelantun lagu 'Arti Cinta' itu mengaku bahwa pada tahun 1994 silam ia dikeluarkan dari UNAIR, tentu saja hal tersebut memberatkan Ari Lasso untuk bolak-balik Jakarta-Surabaya.
"Tahun 94 gw keluar dari UNAIR semester 7 dan lagi Dewa basecamp di Jakarta. Jadi, nggak mungkin bolak-balik, sementara gue orangnya susah untuk atur waktunya jadi gw putusin untuk di musik," tandasnya. (*)