Depok.suara.com - Obrolan menarik antara anggota staff khusus (stafsus) Presiden, Putri Tanjung bersama Soleh Solehin belakangan ini ramai diperbincangkan.
Latar belakang Putri yang terlahir sebagai anak pengusaha kaya Chairul Tanjung bisa dibilang jauh dari istilah 'hidup melarat'.
Sementara itu Soleh yang memulai perjalanan karir sebagai masyarakat biasa tentu punya jalan pikiran berbeda dari Putri.
Perbincangan keduanya yang membahas soal motivasi hidup ditayangkan oleh kanal youtube podcast CXO Media beberapa waktu lalu.
"Kenapa elo punya mindset di mana, elo nggak harus bekerja keras?" tanya Putri, dilansir cuplikan tayangan ulang dari akun tiktok @showmjwylbu (3/9/23).
Soleh Solehun lantas menjawab dengan bijak. Dirinya merasa tidak mau terlalu keras mengupayakan materi karena kehidupan mutlak akan berakhir.
"Semua ini akan berakhir, hidup ini hanya sementara," singkat Soleh menjawab.
"Justru orang berpikir, karena hidup ini sementara, 'yuk kita bekerja keras' gitu," balas Putri yang tidak sepakat.
Seolah jengah dengan pernyataan wanita berusia 26 tahun tersebut, Soleh akhirnya memberikan jawaban singkat yang membuat Putri kicep.
"Nggak akan dibawa mati!" tegas Soleh sekali lagi.