Jessica menuduh Patrick sebagai penyebab kematian tersebut. Di samping itu, juga ada dua surat yang ditemukan untuk teman kerja dan keluarga sebagai ucapan perpisahan, seperti yang tertera dalam keterangan di surat tersebut.
Pada laporan yang kesepuluh, Patrick datang ke kantor polisi untuk membuat laporan. Dia mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Jessica sudah berakhir selama satu tahun.
Patrick juga menyatakan kalau Jessica memiliki penyakit mental yang serius. Dia mengancam keluarga dan teman-teman Patrick. Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa Jessica menyebabkan kerusakan yang sangat parah pada mobil milik Patrick.
Informasi tambahan juga dibawa oleh Kristie Louise Carter yang menjadi saksi dalam pengadilan. Kristie merupakan Direktur Marketing dan Media di Ambulance Service NSW, Australia.
Kristie juga mengklaim bahwa dia bisa bertemu dengan Jessica yang pada saat itu sedang mencoba melamar pekerjaan sebagai desainer logo di Ambulance Service NSW.
Kristie kemudian menjelaskan bahwa Jessica merupakan orang yang suka memanipulasi orang lain dan memiliki dua sisi kepribadian yang berbeda.
"Kristie dalam surat kesaksian mengungkapkan bahwa Jessica memiliki dua kepribadian yang berbeda, dimana kadang-kadang Jessica terlihat sebagai sosok yang baik dan penuh senyuman, namun tiba-tiba bisa dengan cepat berubah menjadi marah jika ada orang yang tidak mematuhi keinginannya," kata Kristie.
"Jessica suka memanipulasi perhatian dari seseorang agar orang simpati terhadap Jessica, Jessica orang licik dan suka berbohong atau suka mengada-ada untuk mendapatkan sesuatu yang dinginkan," tutup Kristie.
Baca Juga: Dinaturalisasi, Bintang Bali United Malah Batal Bela Timnas Kamboja di Kualifikasi Piala Dunia 2026