Rebecca Klopper ternyata sempat memberikan uang puluhan juta lantaran diancam video syurnya akan disebarkan oleh pelaku. Kasus pemerasan itu dialami Rebecca Klopper pada Oktober 2022 lalu atau sebelum video syurnya itu viral di media sosial, beberapa waktu lalu.
Fakta itu diungkapkan Ahmad Ramzi, pengacara yang sempat dipercaya Rebecca Klopper untuk menangani kasus pemerasan tersebut. Ramzi pun menyebut jika dua pelaku berinisial RFM dan NR meraup duit Rp30 juta setelah mengancam Rebecca untuk menyebarkan video syurnya tersebut.
"Klien saya sudah mengirimkan sejumlah uang. Waktu itu jumlahnya sekitar Rp30 juta, tapi itu dikirim secara berangsur," kata Ramzi seperti dikutip dari Suara.com, Jumat (26/5).
Kedua pelaku mengancam Rebecca Klopper dengan cara mengirimkan pesan ke akun Instagram milik artis tersebut.
"Pemerasannya menggunakan akun media sosial Instagram. Jadi melalui DM (direct message), mereka memberikan ancaman akan menyebarkan video," katanya.
Satu dari dua pelaku dikonfirmasi mengenal baik sosok Rebecca Klopper. Namun Ahmad Ramzy enggan menyebutkan secara rinci siapa orang yang dimaksud.
"Salah satu dari mereka mengenal RK (Rebecca Klopper), dan RK juga kenal salah satu dari mereka. Tapi yang satu lagi, RK enggak kenal," kata Ahmad Ramzy.
Rebecca Klopper lewat bantuan Ahmad Ramzy melaporkan tindak pemerasan dan pengancaman yang ia alami ke Bareskrim Polri pada 6 Oktober 2022. Laporan diterima dengan nomor register B/0587/X/2022/SPKT/Bareskrim.
Kedua pelaku pemerasan dan pengancaman yakni RFM dan NR pun sempat diamankan dan jadi tersangka atas laporan Rebecca Klopper. Dari lampiran bukti laporan, mereka terbukti melakukan apa yang dituduhkan.
Baca Juga: Dianggap Mirip Zaskia Gotik usai Copot Cadar, Inara Rusli Bingung: Mirip dari Mananya?
"Keduanya didapati memiliki alat peras, yakni video tersebut. Ditemukan juga alat bukti klien saya mengirimkan sejumlah uang," tutur Ahmad Ramzy.
Namun saat itu, Rebecca Klopper memilih menyelesaikan masalah dengan kedua pelaku lewat jalur kekeluargaan. Mereka berjanji bakal menghapus file video syur sang artis.
Rebecca Klopper melalui Ahmad Ramzy kemudian memutuskan mencabut laporan atas keberadaan video syurnya pada 28 November 2022.
(Sumber: Suara.com)