Beredarnya video aksi keji pekerja yang membuang seekor anjing untuk menjadi santapan buaya rawa di Nunukan Kalimantan Timur banjir kecaman publik. Bahkan, tindakan kejam tiga pekerja tambang diduga milik PT Pertamina (Persero) di Nunukan Kalimantan Timur itu membuat Menteri BUMN Erick Thohir murka.
"Saya sangat terkejut, dan marah. Ketika perlakuan kepada binatang, termasuk yang di berita, dan kebanyakan ada di Indonesia. Harus dijaga," kata Erick Thohir seperti dikutip dari Suara.com, Minggu (18/6).
Buntut tindakan pelemparan anjing hidup-hidup itu, Erick Thohir telah memerintahkan petinggi Pertamina untuk segara menindak tegas para pelaku yang diduga adalah pekerja tambang.
"Saya melihat kejadian diskusi dengan direksi Pertamina, untuk mengambil tindakan tegas, setegas-tegasnya! Karena ini ada UU Perlindungan Binatang. Apakah kucing-kelinci, apakah semua itu harus ada perlindungan yang tetap," ujarnya geram.
Erick Thohir juga memastikan jika para pelaku bukanlah karyawan Pertamina. Diduga pelaku terdiri atas sekitar tiga orang karyawan subkontraktor yang menggarap pekerjaan untuk PT Pertamina Hulu Indonesia.
"Individu ataupun perusahaan yang saya cek itu bukan Pertamina, tapi kontraktor yang ada di Nunukan. Saya minta tindakan tegas! Karena ini biadab," tegasnya.
(Sumber: Suara.com)