Eks traineee JKT48, Olivia Payten belakangan menjadi sorotan setelah sempat disebut-sebut kerap melakukan live di aplikasi dewasa.
Tak ingin dihujat netizen, Olivia Payten langsung memberikan klarifikasi lewat postingan di Twitter, @oliviapaytenn, Senin (11/9) lalu.
Dalam klarifikasinya itu, Olivia Payten mengakui kerap live di dua aplikasi dewasa, Bigo dan Mango. Akan tetapi, Olivia mengaku tak pernah melakukan hal-hal aneh yang berbau pornografi.
"Iya, aku nge-live di BIGO dan MANGO. Tapi sebelum kalian mau hujat, coba deh kalian nonton live aku, sekali aja, kalian pasti tau kok aku di live-nya gak aneh-aneh dan gak melakukan hal 18+. Atau ga coba tanya sama yang sudah pernah nonton. Aku live gak pernah barbar," cuitnya seperti dikutip dari Suara.com.
Dia pun mengaku kerap diawasi oleh orang tuanya saat melakukan live. Dalam cuitannya, Olivia Payten juga tak mau dirinya dikait-kaitkan sebagai eks personel JKT48.
"Seperti yang aku bilang, aku juga nge-live selalu dipantau sama mama aku. Jadi aku juga bakal jaga diri! Dan plis jangan kaitin aku sebagai ex member, karena aku sendiri juga gak pernah tampil. Thanku lots of love," katanya.
Klarifkasi Olivia Payten setelah dituding 'jualan konten' di aplikasi 18+ menyedot perhatian netizen. Namun, banyak netizen yang justru membela Olvia Payten.
"Apk 18+ belum tentu isinya aneh-aneh, gua pernah nonton pengajian di Bigo Live," tulis salah satu netizen.
"Kakak semangat yah. Banyak kok artis yang live di sana tapi gak barbar, gak semua orang nagnggep apk itu kotor kak," bela yang lainnya.
Baca Juga: Tak Sadar jadi Cewek Hiperseks, Siskaeee Akui Bercita-cita jadi Bintang Porno
"Berbuat positif di tempat yg bener aja masih ditubir apalagi di apk yg konotasi nya udh jelek, semangat terus percaya apa yg kamu lakukan itu benar & baik," timpal netizen lainnya.
(Sumber: Suara.com)