Tindakan Irwansyah, sutradara yang menggarap 120 film porno di Jakarta Selatan bikin Muhammad Kharisma alias Pak Haji geram. Pasalnya, Pak Haji murka jika rumah miliknya di kawasan Jatipadang, Pasar Minggu, Jakel dipakai untuk syutting film prono selama disewa oleh Irwansyah.
Pak Haji merasa dibohongi Irwansyah yang sudah lama dikenalnya. Ia pun mengaku sudah mengenal Irwansyah pada 2015 lalu karena sama-sama menjadi jemaah sebuah acara pengajian. Dia pun tak menyangka jika Irwansyah yang dikenal sebagai pribadi baik menjadi sutradara film porno.
Cerita itu disampaikan oleh Muhammad Kharisma setelah menjalani pemeriksaan kasus yang menjerat Irwansyah di Polda Metro Jaya, Senin (18/9) kemarin.
"Perkenalan saya dengan pak Irwan di pengajian. Sepanjang saya kenal baik, saya dikenalkan oleh teman di tempat yang baik. Saya anggap dia orang baik, tidak nyangka dengan kejadian ini," kata Pak Haji, dikutip dari Suara.com.
Menurutnya, Irwansyah mulai menyewa kontrakan miliknya pada 31 Januari 2023 lalu. Saat itu Irwansyah berdalih menyewa untuk operasional kantor sekaligus tempat tinggal.
Namun, setelah kasusnya terungkap, Pak Haji mengaku sangat kecewa dengan Irwansyah. Walau kesal karena merasa dikubuli, dia pun minta agar Irwansyah bisa bertobat.
"Emosi saya dan keluarga luar biasa, ujian lah, hikmah. Semoga cepat selesai, saudara tersangka agar cepat bertobat," katanya.

Dulunya Tukang Pijat
Kasubdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya Kompol Ardian Satrio Utomo membongkar rekam jejak Irwansyah, bos PH yang telah memproduksi 120 film porno.
Berdasarkan hasil penyidikan, Irwansyah pernah menjadi tukang urut dan pemulung. Bermodal ilmu yang dipelajari secara otodidak, tersangka Irwansyah akhirnya nekat menjadi sutradara film.
"Dia awalnya dari tukang urut, dia belajar otodidak terus akhirnya dia jadi YouTuber, konten kreator, terus jadi sutradara," kata Adrian, dikutip dari Suara.com, Rabu (14/9).
Tak hanya pernah menjadi tukang pijat, Irwansyah juga sempat menjadi pemulung sampah hingga menjadi pengepul pada 2006 sampai 2009.
Terinspirasi Film Bokep
Singkat cerita, Irwansyah akhirnya terjun ke dunia hiburan pada 2009. Ia bahkan membuka agensi dan kelas akting pada 2019 hingga 2020.
"Saat ini tersangka bekerja di webstreaming menjabat sebagai pemilik sejak 2022 dengan tugas dan tanggung jawab sehari-hari yaitu membuat film, sutradara, penulis, promosi, editing, akuisisi, pendanaan," bebernya.