Interview: Tina Toon Di-bully Sampai SMA karena Bentuk Badan

Yazir Farouk, Wahyu Tri Laksono

Sabtu, 22 Juli 2017 | 09:00 WIB
Interview: Tina Toon Di-bully Sampai SMA karena Bentuk Badan
Tina Toon saat berkunjung ke redaksi Suara.com di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. [suara.com/Tomi]

Suara.com - Praktik perundungan atau bullying kembali jadi sorotan di Indonesia. Mirisnya, kasus ini dilakukan oleh pelajar dan mahasiswa.

Kasus pertama terjadi di lingkungan kampus, tepatnya di Universitas Gunadarma Depok, Jawa Barat. Dari video yang beredar di media sosial, seorang mahasiswa berkebutuhan khusus sedang dikerjai oleh teman-temannya.

Praktik bullying lainnya terjadi di pusat perbelanjaan Thamrin City, Jakarta Pusat, yang dilakukan oleh sekelompok siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) terhadap siswa berseragam putih.

Ternyata, praktik bullying bisa menimpa siapa saja. Mantan penyanyi cilik Tina Toon misalnya. Dia juga pernah di-bully sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Ingin tahu cerita lengkapnya, berikut ini wawancara Tina bersama Suara.com:

Dengar-dengar, kamu pernah jadi korban bullying ya?

Bully sih kalau aku pernah mendapat perlakuan seperti itu, waktu SD, SMP, SMA. Cuma pas kuliah sih udah nggak. Kayaknya mereka membully karena aku gemuk sekaligus publik figur. Jadi sasaran bullynya lebih empuk karena aku tadi kayak gitu. Tapi aku tipenya kan yang fight, fightnya itu aku harus jadi yang terbaik nih. Jadi rangking 1 dan beasiswa segala macam. Untungnya guru aku paham soal kondisi aku.

Perlakuan buruk apa yang sering kamu terima?

Bully yang aku terima itu dalam bentuk verbal kebanyakan. Tapi justru dalam bentuk verbal itu yang berbahaya. Karena kalau verbal pasti jatuhnya ke fisik, kan bisa trauma kalau semacam itu. Tapi aku juga pernah dikerjain ramai-ramai di lapangan tenis buat diajak ribut. Untungnya ketahuan sama guru, jadinya nggak jadi.

baca juga

Saat itu kamu mendapat pertolongan dari siapa?

Nah untungnya sekolah aku cukup menjaga murid-muridnya ya. Kebetulan meski aku gendut, aku kan berprestasi, jadi sinyalnya tuh kuat, dari guru dan pengawas untuk mengawasi aku. Nah tapi itu nggak terjadi dengan sistem sekolahan yang ada sekarang. Harusnya guru dan pihak sekolah itu, mereka sadar dan memberitahu kalau perbuatan kayak gini nggak boleh.

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh TinaToon (@tinatoon101) pada

Pandangan kamu soal bullying ‎gimana sih?

Menurut aku sih bullying ini udah lama terjadi ya. Dari zaman orang tua kita sekolah udah ada. Cuma kalau dulu medianya nggak sebanyak sekarang, medianya nggak mengekspose dan nggak seterbuka sekarang. Jadi aku sih nggak terlalu suka dengan praktik bullying ya, tapi mau gimana dengan adanya media sosial bersyukur juga bisa tahu hal-hal itu.

Jadi menurut kamu perkembangan teknologi informasi mendukung praktik bullying atau malah sebaliknya?

Ya ada plus minusnya kita masuk era globalisasi dan ikutin zaman. Ketika kita makin maju, bullying itu malah makin jadi dan di-follow up penanganannya. Itu bagus, karena dulu nggak kayak gitu. Korban bullying tersimpan rapat. Kalau sekarang Mulai dari sekolahnya tahu, dosennya tahu, rektornya tahu. Hingga sampai ke pemimpin tertinggi tahu yakni kementrian.

Cuma negatifnya dari teknologi, metode bullyingnya jadi semakin bertambah, karena jadi bertambah luas metodenya karena bisa diakses di semua sosial media manapun, tv maupun internet. Terus mereka terkesan bangga mengabadikan tindak bullying itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Interview: Nasib Pandji Pragiwaksono Pascapilkada

Interview: Nasib Pandji Pragiwaksono Pascapilkada

Entertainment | Sabtu, 15 Juli 2017 | 10:23 WIB

Interview: Cerita Hijrah Sylvana Herman, Lihat Cahaya Lafaz Allah

Interview: Cerita Hijrah Sylvana Herman, Lihat Cahaya Lafaz Allah

Entertainment | Sabtu, 01 Juli 2017 | 09:47 WIB

Interview: Persiapan Opick Menuju Suriah

Interview: Persiapan Opick Menuju Suriah

Entertainment | Sabtu, 24 Juni 2017 | 10:46 WIB

Interview: Pandji Pragiwaksono Cari Duit dari Opini Tajam

Interview: Pandji Pragiwaksono Cari Duit dari Opini Tajam

Entertainment | Sabtu, 06 Mei 2017 | 10:43 WIB

Interview: Luna Maya Tampilkan 20 Sosok Kartini Masa Kini

Interview: Luna Maya Tampilkan 20 Sosok Kartini Masa Kini

Entertainment | Sabtu, 22 April 2017 | 09:22 WIB

Interview: Sule Bersyukur Masuk Bursa Cagub Jawa Barat

Interview: Sule Bersyukur Masuk Bursa Cagub Jawa Barat

Entertainment | Sabtu, 08 April 2017 | 09:02 WIB

Terkini

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:39 WIB

×