Ini Wasiat Terakhir Hari Moekti Sebelum Meninggal

Madinah

Senin, 25 Juni 2018 | 14:38 WIB
Ini Wasiat Terakhir Hari Moekti Sebelum Meninggal
Mantan rocker Hari Moekti. [Instagram]

Suara.com - Semasa hidup mantan penyanyi rock Hari Moekti dikenal sebagai seorang mubaligh yang memiliki semangat tinggi dalam syiar agama. Hal ini seperti dituturukan Kyai Haji Zaenal Abidin, sahabat almarhum ditemui saat pemakaman.

"Saya mengenal sosok beliau memiliki karakter siar Islam luar biasa, akhlak luar biasa, dan sosialnya atas nama warga Kampung Pasir Kuda merasakannya," kata Zaenal Abidin usai pemakaman mendiang almarhum Hari Moekti di Kampung Pasir Kuda, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Senin (25/6/2018).

Hari Moekti (istimewa)

Diceritakan Zaenal Abidin, sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Hari Moekti sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Bogor, Jawa Barat akibat penyakit jantung.

BACA JUGA: Selain Hari Moekti, Kepergian 2 Pendakwah Ini Bikin Kaget Publik

"Belum lama sebelum bulan puasa beliau sempat dirawat di RS Azra Bogor, bahkan jantungnya sudah dipasang ring. Memang anjuran dokter kalau orang sudah dicangkok itu harus istirahat," beber Zaenal.

Kendati sakit, karena semangatnya yang tinggi dalam syiar Islam, Hari Moekti tak menggubris penyakitnya dan tetap berdakwah.

BACA JUGA: Cerita Hijrah Hari Moekti: Rocker Ternama hingga Jadi Pendakwah

"Cuma yang saya kagumkan itu karena tingkat kesemangatan untuk berdakwahnya luar biasa, dia nggak peduli dengan penyakit, yang penting dakwahnya tersampaikan," lanjutnya.

Terakhir, Zaenal Abidin selalu terngiang wasiat Harry Moekti kepadanya. Alamrhum berpesan agar tetap semangat menyiarkan agama Islam kepada sesama muslim.

Hari Moekti dan Dewa Budjana (@dewabudjana/instagram).

"Yang masih saya ingat kita sesama Da'i harus meningkatkan dan semangat menyiarkan Islam. Tidak putus di tengah jalan. Selama hayat masih dikandung badan, dakwah jadi kewajiban," tutupnya.

BACA JUGA: 7 Pesona Mufida Omar, Artis yang Mirip Banget Prilly Latuconsina

Seperti diketahui, mantan rocker kelahiran Cimahi, 25 Maret 1957 ini meninggal dunia di Rumah Sakit Dustira, Kota Cimahi, Jawa Barat, pada pukul 20.49 WIB, Minggu (24/6/2018).

Suasana haru menyelimuti prosesi penguburna Hari Moekti. Ratusan warga dan kerabat berbondong-bondong mengantar Hari Moekti ke pemakaman terakhirnya di TPU Kampung Pasir Kuda, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pagi tadi.

Hari Moekti sempat dikenal berkat singlenya seperti "Ada Kamu", "Aku Suka Kamu Suka" dan "Satu Kata". Namun dalam beberapa tahun terakhir ini, dia memilih menjadi seorang mubaligh. (Rambiga)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×