Mengulik 6 Fakta Taufiqurrahman Si Ustaz Pantun

Yazir Farouk, Rena Pangesti

Jum'at, 01 Mei 2020 | 19:03 WIB
Mengulik 6 Fakta Taufiqurrahman Si Ustaz Pantun
Ustaz Taufiqurrahman atau Ustaz Pantun [Instagram]

Suara.com - Selalu ada banyak cara untuk berdakwah. Salah satunya yang dilakukan Ustaz Taufiqurrahman dengan menggunakan pantun.

Kebolehannya berpantun bisa terlihat di unggahan Instagram sang ustaz yang memperlihatkan bangunan asrama santri di pesantrennya. Ia pun meminta doa dengan pantun di kolom caption.

"Naik sedan saat di Mekah, pake kacamata dikasih jamaah salembah. RAMADAN bulan penuh BAROKAH, semoga doa kita Allah ijabah. Aamiin,” tulisnya pada Jumat (1/5/2020).

Ustaz Taufiqurrahman kini dijuluki sebagai Ustaz Pantun. Siapa sebenarnya beliau, berikut tim Suara coba mengulik 6 faktanya.

1. Awal mula karier

Sejak kecil, ustaz Taufiqurrahman memang sudah bercita-cita ingin menjadi pendakwah. Tujuannya sederhana, ingin agar banyak orang mempelajari Islam.

“Dulu liat ustaz yang ngajarin orang mengaji dari yang nggak bisa jadi bisa kok hebat ya. Kemudian timbul kecenderungan ingin seperti itu," kata ustaz berusia 39 tahun itu di channel YouTube Ferry Setyadhi.

Ia kemudian meminta orangtuanya untuk menyekolahkan ke pesantren dan mendalami ilmu agama. Sang ustaz juga menyelesaikan pendidikan bahasa Arab di LIPIA Jakarta.

2. Inisiatif menggunakan pantun

baca juga

Berdakwah dengan pantun dimulai saat ustaz Taufiqurrahman menjadi komentator di acara Pildacil (Pemilihan Dai Cilik) di salah satu stasiun televisi. Waktu yang singkat, membuatnya harus putar otak bagaimana menyampaikan nilai agama kepada kontestan cilik.

"Supaya memotivasi tapi ada hiburan, saya bermain dengan pantun," ujar sang ustaz.

“Misalnya; ada kancil di Duren Sawit, subhanallah biar kecil cabe rawit. Itu kan, hiburan dapat tapi tetap memotivasi anak-anak dengan cara yang menyenangkan,” imbuhnya.

3. Membuat dua buku ‘Pantau’

Keputusan ustaz Taufiqurrahman mengusung pantun di setiap dakwah ternyata sukses. Ini menjadi ciri bagi pria kelahiran Jakarta itu dalam profesinya.

Bahkan kutipan dalam dakwah yang disampaikan, dirangkum dalam sebuah buku berjudul Pantau, Pantun dan Tausiyah.

Buku itu sukses di pasaran, terbukti dengan penggarapan jilid ke-2 yang ditulis ustaz Taufiqurrahman.

4. Dakwah di acara Stand Up Comedy

Bukan hanya tampil di acara keagamaan, berkat aksi pantunnya itu sang ustaz juga pernah hadir di acara lawak. Stand Up Comedian di Metro TV pernah mengundang ustaz Taufiqurrahman hadir di sana.

Kala itu tema yang diusungnya mengenai drama percintaan anak remaja. Sang ustaz pun meluncurkan pantunnya.

“Kadang ada bahasa ‘I love you’ terus langsung pada klepekan. Kalo digituin coba dibales. “Abang, saya enggak mau naik unta kalau nggak sampai ke kota Mekah. Saya nggak mau abang bicara cinta, kalau enggak berani buat menikah,” tuturnya.

5. Program ngaji online

Wabah virus corona yang membuat aktivitas orang-orang terbatas tak membuat sang ustaz berhenti berdakwah. Hal itu dibuktikan dengan menggelar acara ngaji online di Live Instagram.

Acara bertajuk ‘Ngajol’ atau ngaji online biasanya digelar setiap hari Minggu pukul 20.00-21.00 WIB dengan tema berbeda setiap kajiannya.

6. Miliki pondok pesantren

Selain berdakwah, ustaz Taufiqurrahman juga memiliki pondok pesantren bernama Darut Taufiq Ar-Rahman. Salah satu programnya adalah mencetak penghafal Quran dalam waktu tiga tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×