Fakta Video Klip Via Vallen Kita Bisa OST Raya and The Last Dragon

Fitri Asta Pramesti

Senin, 22 Maret 2021 | 15:35 WIB
Fakta Video Klip Via Vallen Kita Bisa OST Raya and The Last Dragon
Fakta Video Klip Via Vallen Kita Bisa OST Raya and The Last Dragon. (Youtube)

Suara.com - Via Vallen kembali merilis lagu bertajuk ‘Kita Bisa’. Lagu yang diadaptasi dari lagu Lead The Way yang dinyanyikan oleh Jhene Aiko ini dirilis untuk merayakan film Raya and the Last Dragon. Berikut ini fakta video klip Via Vallen Kita Bisa OST Raya and The Last Dragon.

Video klip ‘Kita Bisai yang disutradarai oleh Gilbert March sudah bisa kamu nikmati secara eksklusif di Channel YouTube DisneyMusicAsiaVEVO sejak jumat (19/3/2021).

Video klip ini bisa dibilang sangat menarik perhatian warganet. Pasalnya, selain dinyanyikan oleh Via Vallen yang biasa menyanyikan lagu genre dangdut, video klip ini juga mengandung unsur budaya Indonesia. So, berikut ini fakta video klip Via Vallen Kita Bisa OST Raya and The Last Dragon 

Terdapat empat unsur budaya Indonesia

Selaku sutradara video klip ‘Kita Bisa’, Gilbert March berusaha menghadirkan berbagai unsur yang kental akan budaya Indonesia. Diketahui terdapat empat unsur budaya Indonesia dalam set video klip ini, yakni batik, wayang, pencak silat, dan pesona alam Indonesia.

Fakta Video Klip Via Vallen Kita Bisa OST Raya and The Last Dragon. (Youtube)
Fakta Video Klip Via Vallen Kita Bisa OST Raya and The Last Dragon. (Youtube)

Selain pada set, unsur budaya Indonesia Indonesia juga dituangkan lewat kostum berupa motif batik yang dikenakan oleh Via Vallen. Diketahui, motif batik tersebut rancangan Ernesto Abram.

Syuting 24 jam

Fakta berikutnya dari video klip ini yaitu proses pengerjaan video klip ini memakan waktu sekitar 24 jam. Menutuy Via Vallen, ini merupakan syuting video klip terlama karena sebelumnya biasanya hanya memakan waktu setengah hari.

Meski demikian, Via bersyukur proses syuting bisa berjalan lancar dan puas dengan hasilnya. Semoga video klip ini bisa diterima dan menginspirasi banyak orang.

baca juga

Koreografi karya atlet pencak silat

Fakta menarik lainnya dari video klip ‘Kita Bisa’ yaitu koreografi video klip ini merupakan karya dari atlet pencak silat Indonesia. Tegar Abdillah Akbar selaku atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Mahasiswa (PPLM) DKI Jakarta juga turut terlibat sebagai koreografer.

Hutan buatan menggunakan tanaman asli

Pada video klip ‘Kita Bisa’ terdapat set pemandangan alam menyesuaikan latar film Raya and the Last Dragon. Diketahui, latar alam buatan tersebut menggunakan tanaman asli.

Setidaknya, terdapat 50 spesies tanaman serta pepohonan yang disetting sedemikian rupa sekitar 30 jam di dalam ruang studio yang memiliki lebar 20 meter.

Demikian informasi mengenai fakta video klip Via Vallen Kita Bisa OST Raya and The Last Dragon . Jangan lupa nonton filmnya di bioskop terdekat dan jangan lupa untuk tetap patuhi protokol kesehatan.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Disebut Plagiat, Via Vallen Ngaku Diserang hingga di TikTok

Sempat Disebut Plagiat, Via Vallen Ngaku Diserang hingga di TikTok

Entertainment | Rabu, 17 Maret 2021 | 17:30 WIB

Via Vallen Tak Mau Akui Pembakar Mobilnya sebagai Penggemar

Via Vallen Tak Mau Akui Pembakar Mobilnya sebagai Penggemar

Entertainment | Rabu, 17 Maret 2021 | 16:26 WIB

Wow! Raisa Nyanyi Lagu Trust Again untuk OST Raya and The Last Dragon

Wow! Raisa Nyanyi Lagu Trust Again untuk OST Raya and The Last Dragon

Your Say | Minggu, 14 Maret 2021 | 18:41 WIB

Terkini

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:52 WIB

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:12 WIB

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Banten | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×