facebook

Belajar Bahasa Sunda Demi Akting, Atiqah Hasiholan Bikin Rio Dewanto Makin Cinta

Yazir Farouk | Adiyoga Priyambodo
Belajar Bahasa Sunda Demi Akting, Atiqah Hasiholan Bikin Rio Dewanto Makin Cinta
Rio Dewanto dan Atiqah Hasiholan. [Instagram]

Atiqah Hasiholan mendapat arahan langsung dari Nia Dinata selaku sutradara.

Suara.com - Atiqah Hasiholan mendapat tantangan besar di balik keterlibatannya dalam serial terbaru Vidio berjudul Suka Duka Berduka. Ia diminta berperan sebagai Lilis, perempuan berdarah Sunda yang jadi istri muda Rauf Affan.

"Ya aku Batak Karo kan," ujar Atiqah Hasiholan di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Selasa (28/6/2022).

Atiqah Hasiholan [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Atiqah Hasiholan [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Beruntung bagi Atiqah Hasiholan, ia mendapat arahan langsung dari Nia Dinata selaku sutradara yang fasih berbahasa Sunda.

"Ya salah satunya dari teh Nia. Terus kebetulan orang Sunda juga banyak di lokasi syuting, jadi nyarinya gampang," kata dia.

Baca Juga: 8 Potret Salma Jihane, Putri Rio Dewanto dan Atiqah Hasiholan yang Punya Segudang Bakat di Usia 5 Tahun

Atiqah Hasiholan menerapkan gaya berbicara dengan bahasa Sunda selama berkegiatan di luar lokasi syuting. Ia juga mendapat dukungan penuh dari sang suami Rio Dewanto untuk mendalami peran tersebut.

Atiqah Hasiholan [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Atiqah Hasiholan [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

"Pas awal-awal sering dibawa ke rumah. Jadi kalau di rumah ngomong pakai bahasa Sunda," kenang Atiqah Hasiholan.

"Jadi lebih lembut kata Rio. Kayaknya dia lebih senang sama saya versi Sunda," ujarnya lagi.

Lewat perjuangan tersebut, Atiqah Hasiholan tak butuh waktu lama untuk memahami gaya bahasa Sunda yang harus ia ucapkan dari dialog naskah.

"Nggak begitu lama, sekitar semingguan. Adaptasi setiap hari, sebulan lebih selalu menjaga kesundaan itu," kata aktris 40 tahun ini.

Baca Juga: Sinopsis Suka Duka Berduka, Series Baru yang Dimainkan Banyak Bintang Tanah Air

Meski setelahnya, Atiqah Hasiholan memilih untuk tidak lagi berbicara memakai bahasa Sunda karena minim referensi.

Komentar