Kasus Gus Miftah Ditanggapi Pakar Hukum Amstrong Sembiring: Komunikasi Tokoh Publik Harus Membangun

Ferry Noviandi

Rabu, 04 Desember 2024 | 05:05 WIB
Kasus Gus Miftah Ditanggapi Pakar Hukum Amstrong Sembiring: Komunikasi Tokoh Publik Harus Membangun
Gus Miftah dan Amstrong Sembiring. [Instagram]

Suara.com - Kasus Gus Miftah yang dianggap menghina dan mengolok-olok seorang penjual es di sebuah acara pengajian, viral dan menyita perhatian publik. Miftah pun mendapat banyak kecaman dari masyarakat.

Sikap arogan Gus Miftah juga mendapat tanggapan dari pakar hukum dan politik Amstrong Sembiring. Menurutnya, seorang tokoh publik seharusnya memiliki gaya komunikasi yang membangun.

"Dalam komunikasi, terutuama toko publik atau pejabat, penting untuk menggunakan bahasa yang menghormati dan membangun," kata Amstrong kepada wartawan saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (3/12/2024).

Amstrong menambahkan, apa yang terjadi kepada Gus Miftah karena ulama 43 tahun itu bisa menggunakan bahasa santai dan akrab. Namun hal tersebut malah membawa petaka baginya.

"Bahasa santun tidak hanya mencerminkan kepribadian, tapi juga dapat menciptakan suasana lebih harmonis dalam masyarakat," ujar Amstrong.

Bagi Amstron wajah publik kesal terhadap Gus Miftah, karena kata umpatan yang dilontarkan Miftah membuat kecewa tidak saja si penjual es, tapi juga orang yang mendengar.

"Penggunaan kata go***k yang ditunjukkan kepada orang lain, apalagi di ruang publik, dapat dianggap tak baik, karena berpotensi menyakti perasaan atau merendahkan martabat orang," imbuh Amstrong.

Seperti diketahui, Gus Miftah tengah menjadi omongan warganet gara-gara videonya saat mengisi sebuah acara pengajian di Mangelang, Jawa Tengah viral Senin (2/12/2024).

Dalam video, Gus Miftah bertanya kepada seorang laki-laki paruh baya penjual minuman. Miftah bertanya ke penjual es, "es tehnya masih banyak enggak? Masih? Ya sana dijual go**ok."

baca juga

Sayangnya, orang-orang di samping dan belakang Gus Miftah malah ikutan tertawa dengan olok-olok yang dilontarkan ulama 43 tahun tersebut.

Hingga berita ini diunggah, Gus Miftah belum memberikan pernyataan maaf. Di Istagram, Miftah malah mengunggah video ceramah di tempat lain, di mana ia memborong pedagang makanan yang berjualan di situ.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinilai Tak Pantas, Gelar Gus di Nama Gus Miftah Maulana Sempat Diprotes Anak Kiai

Dinilai Tak Pantas, Gelar Gus di Nama Gus Miftah Maulana Sempat Diprotes Anak Kiai

Entertainment | Selasa, 03 Desember 2024 | 20:30 WIB

Beda dari Gus Miftah, Adab Niken Salindry ke Penjual Es Teh Tuai Pujian

Beda dari Gus Miftah, Adab Niken Salindry ke Penjual Es Teh Tuai Pujian

Entertainment | Selasa, 03 Desember 2024 | 20:15 WIB

Gus Miftah Diduga Olok-olok Pedangang Es Teh, Tokoh NU Beri Reaksi Tak Terduga

Gus Miftah Diduga Olok-olok Pedangang Es Teh, Tokoh NU Beri Reaksi Tak Terduga

Entertainment | Selasa, 03 Desember 2024 | 19:15 WIB

Hina Penjual Es Teh Pakai Kata Kasar, Gus Miftah Ditegur Pakai Ayat Quran: Neraka Disediakan..

Hina Penjual Es Teh Pakai Kata Kasar, Gus Miftah Ditegur Pakai Ayat Quran: Neraka Disediakan..

Entertainment | Selasa, 03 Desember 2024 | 16:21 WIB

Jabatan di Kabinet Setara, Jomplangnya Sikap Raffi Ahmad dan Gus Miftah ke Pedagang UMKM

Jabatan di Kabinet Setara, Jomplangnya Sikap Raffi Ahmad dan Gus Miftah ke Pedagang UMKM

Entertainment | Selasa, 03 Desember 2024 | 15:53 WIB

7 Kontroversi Gus Miftah yang Menjabat Utusan Khusus Presiden, Terkini Olok-Olok Penjual Es Teh

7 Kontroversi Gus Miftah yang Menjabat Utusan Khusus Presiden, Terkini Olok-Olok Penjual Es Teh

Entertainment | Selasa, 03 Desember 2024 | 14:56 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×