'Sampai Nanti. Hanna!' Ajarkan Pentingnya Berani Keluar dari Hubungan Toxic

Yohanes Endra, Rosiana Chozanah

Rabu, 04 Desember 2024 | 16:13 WIB
'Sampai Nanti. Hanna!' Ajarkan Pentingnya Berani Keluar dari Hubungan Toxic
Febby Rastanty dan Bio One (Istimewa)

Suara.com - Pemutaran film "Sampai Nanti, Hanna!" sukses digelar di acara Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) pada Selasa (3/12/2024) sore.

Special screening ini disambut antusias oleh penonton, terutama saat sesi tanya jawab. Mereka senang karena bisa berinteraksi langsung dengan pemain utama sekaligus kru yang terlibat.

Screening Film 'Sampai Nanti, Hanna!' di Empire XXI Jogja (istimewa)
Screening Film 'Sampai Nanti, Hanna!' di Empire XXI Jogja (istimewa)

Sang sutradara, Agung Sentausa, menceritakan latar belakang di balik karya barunya itu. Rupanya, "Sampai Nanti, Hanna!" terinspirasi dari kisah-kisah banyak orang.

"Kisah ini beragkat dari kenyataan yang banyak dialami orang," tutur Agung, saat ditemui tim Suara.com di Empire XXI Jogja.

Agung menambahkan, "Salah memilih pasangan adalah hal yang berat, tetapi keberanian untuk keluar dari hubungan yang salah adalah pesan utama yang ingin kami sampaikan."

Sementara pemeran utama, Febby Rastanty, menyampaikan bahwa menyampaikan emosi yang dialami Hanna cukup sulit. Tetapi ia memahami bahwa itu penting.

Screening Film 'Sampai Nanti, Hanna!' di Empire XXI Jogja (istimewa)
Screening Film 'Sampai Nanti, Hanna!' di Empire XXI Jogja (istimewa)

"Membawa rasa sakit Hanna ke layar lebar bukan hal mudah, tapi itu penting. Banyak orang seperti Hanna yang butuh diingatkan bahwa mereka berhak keluar dari hubungan yang menyakiti mereka," jelas Febby.

Bio One sebagai pemeran utama laki-laki menambahkan bahwa film "Sampai Nanti, Hanna!" mengajarkan banyak hal dalam kehidupan sehari-hari.

"Film ini ngajarin kita soal pilihan. Kita bisa memilih jadi orang yang menyakiti, atau memilih jadi orang yang membantu orang lain untuk memulai lagi," paparnya.

baca juga

Karakter Gani yang dimainkannya rupanya membuat Bio One sadar bahwa cinta tidak perlu buru-buru.

"Gani adalah contoh bahwa mencintai itu nggak harus buru-buru, tapi harus tulus. Bahkan, kalau itu berarti menunggu kesempatan kedua," lanjutnya.

Mewakili Ibrahim Risyad, Agung mengatakan bahwa karakter Arya sebenarnya adalah refleksi nyata dari pasangan toxic.

"Arya adalah refleksi dari banyak pasangan toxic di luar
sana. Dia memiliki spektrum autism yang tidak dapat memahami kondisi dirinya sendiri," jelas Agung.

Agung mengakui bahwa merealisasikan karakter Arya adalah sebuah tantangan. Sebab, ia ingin penonton memahami sisi kompleks dari sifat toxic tanpa dijelaskan secara gamblang.

Film "Sampai Nanti, Hanna!" menjadi salah satu film bergenre slice of life yang patut ditonton sebagai pembelajaran maupun refleksi diri.

Kisah Hanna, Gani, dan Arya mengajarkan bahwa keberanian untuk keluar dari hubungan toxic adalah langkah pertama menuju kebahagiaan sejati.

Film ini akan tayang perdana mulai Kamis, 5 Desember 2024, di seluruh bioskop di Indonesia. Jangan sampai terlewat, ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahagia Tanpa Drama Hadir di JAFF Market, Gelar Sharing Session Bertajuk "Manajemen Produksi Film Perang"

Bahagia Tanpa Drama Hadir di JAFF Market, Gelar Sharing Session Bertajuk "Manajemen Produksi Film Perang"

Entertainment | Rabu, 04 Desember 2024 | 14:06 WIB

First Look Film Dilanjutkan Salah Disudahi Perih Mejeng di JAFF Market 2024

First Look Film Dilanjutkan Salah Disudahi Perih Mejeng di JAFF Market 2024

Entertainment | Rabu, 04 Desember 2024 | 12:34 WIB

JAFF 2024 Kerja Sama dengan KlikFilm, Bisa Nonton 51 Film Berkelas dari Rumah

JAFF 2024 Kerja Sama dengan KlikFilm, Bisa Nonton 51 Film Berkelas dari Rumah

Entertainment | Selasa, 03 Desember 2024 | 16:32 WIB

JAFF Market: Pasar Film Pertama dan Terbesar di Indonesia Resmi Dibuka di Yogyakarta!

JAFF Market: Pasar Film Pertama dan Terbesar di Indonesia Resmi Dibuka di Yogyakarta!

Entertainment | Selasa, 03 Desember 2024 | 14:21 WIB

11 Daftar Film Indonesia Tayang Perdana di JAFF 2024, Ada Perempuan Pembawa Sial Hingga Tale of the Land

11 Daftar Film Indonesia Tayang Perdana di JAFF 2024, Ada Perempuan Pembawa Sial Hingga Tale of the Land

Entertainment | Selasa, 03 Desember 2024 | 11:19 WIB

'Waktunya Penghakiman' di Jogja Netpac Asian Film Festival dalam Darah Nyai

'Waktunya Penghakiman' di Jogja Netpac Asian Film Festival dalam Darah Nyai

Entertainment | Senin, 02 Desember 2024 | 17:15 WIB

Terkini

Ogah Cari-cari Alasan Usai Kalah, Pelatih Thailand: Selamat Timnas Indonesia

Ogah Cari-cari Alasan Usai Kalah, Pelatih Thailand: Selamat Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Hari Ini RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Jadi Inisiatif DPR

Hari Ini RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Jadi Inisiatif DPR

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Review Novel Potrait: Ketika Pernikahan Menjadi Luka Baru

Review Novel Potrait: Ketika Pernikahan Menjadi Luka Baru

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Belajar Tidak Menilai Seseorang dari Ekspresinya Lewat Buku Frog Face

Belajar Tidak Menilai Seseorang dari Ekspresinya Lewat Buku Frog Face

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Update RUU Perampasan Aset, Komisi III Sudah 62 Kali Serap Aspirasi Publik

Update RUU Perampasan Aset, Komisi III Sudah 62 Kali Serap Aspirasi Publik

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Saudara Saya Meninggal Dunia

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Saudara Saya Meninggal Dunia

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Koperasi Desa Merah Putih: Mau Jadi Apa Sebenarnya?

Koperasi Desa Merah Putih: Mau Jadi Apa Sebenarnya?

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Penumpang Melonjak, KAI Percepat Integrasi Stasiun Karet-Sudirman Baru

Penumpang Melonjak, KAI Percepat Integrasi Stasiun Karet-Sudirman Baru

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Elkan Baggott: Timnas Indonesia King ASEAN!

Elkan Baggott: Timnas Indonesia King ASEAN!

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Bikin Film Animasi Butuh 300 Juta Jam Komputasi, Lenovo Ungkap Teknologi di Balik DreamWorks

Bikin Film Animasi Butuh 300 Juta Jam Komputasi, Lenovo Ungkap Teknologi di Balik DreamWorks

Tekno | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:15 WIB

×