Suara.com - Nessie Judge menuliskan permintaan maaf melalui akun X @nessiejudge pada Rabu, 5 November 2025.
Permintaan maaf tersebut ditulis dengan bahasa Inggris dan bahasa Jepang.
Kolom komentar cuitan permintaan maafnya pun kebanyakan dari netizen Jepang. Ada apa?
Usut punya usut, semua bermula dari konten #Nerror spesial Halloween di YouTube Nessie Judge yang berkolaborasi dengan grup idol KPop, NCT Dream.
Dalam konten tersebut, Nessie Judge menghias studionya yang berwarna hijau dengan dekorasi serba hitam untuk menambah kesan seram.
Konten #Nerror Nessie Judge bareng NCT Dream

Foto seorang perempuan dengan mata disensor, terletak di dekat Haechan NCT, yang jadi permasalahan.
Nessie Judge pun sempat memberikan pernyataan bahwa dekorasi saat NCT Dream datang ke studionya bukan untuk Halloween.
"Hm, itu bukan dekorasi halloween, itu adalah penghormatan untuk 4 segmen dari #NERROR," terang Nessie Judge dalam bahasa Inggris.
"Dan itu adalah kasus yang saya katakan bertahun-tahun lalu bahwa kami belum pernah dan tidak akan pernah tampilkan, tetapi paling banyak diminta sepanjang waktu di segmen kami," lanjutnya.
Nessie Judge dan tim memutuskan hanya memajang fotonya, bukan membahas tragedi yang korban alami.
"YouTuber Indonesia Nessie Judge yang memiliki 11,5 juta subscriber ini menggunakan foto korban pembunuhan seorang siswi SMA yang dijebloskan ke beton, dengan mata lebam, dalam rangkaian acara Halloween yang mengundang sejumlah idola K-pop," tulis akun @wannyan329_ dalam bahasa Jepang.
Foto perempuan yang dipajang Nessie Judge ialah Junko Furuta, seorang siswi Jepang korban penculikan, pemerkosaan, penyiksaan, serta pembunuhan pada 1988.
"Konten tersebut menggunakan foto itu setelah mengetahui detail kejadiannya. Itu bukan set Halloween, melainkan miliknya sendiri," imbuhnya dan telah disaksikan 18,5 juta kali di X.
Nessie Judge kemudian menuliskan permintaan maaf atas dekorasi dalam kontennya bersama NCT Dream.
"Apa yang kami anggap sebagai bentuk penghormatan, telah dikoreksi oleh semua orang sebagai tindakan yang kasar dan tidak peka," tulis Nessie Judge.
"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kurangnya pertimbangan kami," sambungnya.
Nessie Judge pun telah menghapus kontennya bersama NCT DREAM. Ia dan tim pun sudah merenungi kesalahan mereka.
"Meskipun ini tentu saja tidak menghapus apa yang telah terjadi, ketahuilah bahwa kami belajar dari kesalahan kami dan berkomitmen untuk mengubah proses kami," tegasnya.
Nessie Judge juga meminta maaf kepada korban, keluarga korban, NCT Dream yang berkolaborasi dengannya, serta penonton dan semua orang.
Ibu satu anak tersebut tak lupa pula berterima kasih atas karena sudah diingatkan dan dimintai pertanggungjawaban.
"Meskipun kami tidak pernah berniat untuk menyakiti, saya mengerti bahwa dampak dari tindakan kami jauh lebih penting," pungkasnya.
Sayangnya permintaan maaf Nessie Judge masih kurang dan dianggap tidak menunjukkan penyesalan.
"Coba ente minta maaf pake muka. Upload di youtube dan X. Jangan cuma ngetweet ngalor ngidul di X," komentar akun @sti***.
"Kak, bikin permintaan maaf yang proper gak sih? Dalam satu teks/foto, dua bahasa. Jangan sepotong-sepotong thread doang gini. Keliatan gak nganggep serius dan gak ngerasa salah," sahut akun @sseunghyu***.
Kontributor : Neressa Prahastiwi