Suara.com - Falcon Pictures mengumumkan akan segera merilis film yang diambil dari kisah viral di X (Twitter) berjudul Waluh Kukus.
Pengumuman itu disampaikan Falcon melalui akun Instagram resminya.
“Masih ingat cerita Kak @ainthebooks? Siap-siap ketemu Yati di bioskop. Waluh Kukus segera!” tulis pengumuman tersebut pada Senin (10/11/2025).
Sebagai informasi, waluh kukus menjadi populer usai salah satu utas dari akun X bernama @ainayed yang menceritakan kisah pilu tentang pengalamannya saat kecil.
Hingga saat ini utas tentang waluh kukus masih menjadi salah satu topik yang paling sering dibicarakan di X karena kisahnya yang menyedihkan sekaligus menyebalkan.

Waluh Kukus Mengisahkan Tentang Apa?
Saat itu penulis yang bernama Ainay menceritakan bahwa dulu semasa kecil hidupnya sangat miskin.
Ibunya menjadi orang tua tunggal yang harus berjuang menghidupi anak-anaknya, sementara sang ayah pergi entah kemana.
Untuk mendapatkan uang, sang ibu rela melakukan pekerjaan apapun asalkan halal. Kala itu ibu bekerja membantu orang yang ingin memanen waluh (labu kuning).
Namun ibu harus berpuas ketika upahnya hanya dibayar dengan dua buah waluh yang berukuran besar dan kecil.
Saat itu, waluh yang diberikan masih berwarna hijau, sehingga ibu membiarkannya hingga matang dengan sendirinya.
Meski hanya mendapatkan waluh, ibu bersyukur karena nanti bisa menyumbang takjil untuk anak-anak yang ikut tadarus.
“Terus aku ingat makku ngomong, "Alhamdulillah punya waluh, bisa buat nyumbang takjil orang tadarus. Sedih, ndak pernah ngasih apa-apa untuk orang ngaji,” tulis akun tersebut.
Sang ibu rela menyimpan waluh itu hingga dua bulan lamanya sampai benar-benar matang dan bisa disajikan ke anak-anak pengajian.
Namun karena tak punya modal, waluh tersebut akhirnya hanya bisa dikukus.
Tiba waktunya, sang ibu menyuruh anaknya itu untuk membawa waluh kukus itu untuk dimakan bersama anak-anak lain yang mengaji di musala.
Sang ibu yakin waluhnya akan habis karena rasanya yang enak. Namun saat waluh disajikan, ternyata hanya satu-dua anak yang memakannya.
Hingga akhirnya ada satu anak yang paling besar bernama Yati yang datang dan langsung menghina waluh kukus buatan sang ibu.
“Pas sampai di ember waluh kukus makku, dia nyuma nyeker-nyeker pake ujung jari kayak orang jijik. Sambil ngomong, "Hiii panganan opo iki? Mosok koyok taek ngene dikekno uwong?"(Hi, makanan apaan nih? Masa bentuk kayak tai gini dikasih ke orang?)” tulisnya.
Ainay yang tak terima makanan ibunya dihina lalu memarahi Yati, ia tak terima waluh kukus yang sudah disimpan sang ibu berbulan-bulan demi memberi makanan untuk teman-temannya justru dihina.
Ainay pulang dengan perasaan hancur, ia membawa kembali waluh kukus yang masih tersisa sangat banyak.
Di jalan menuju pulang, Ainay memakan waluh kukus tersebut seorang diri. Ia ingat wajah sang ibu yang begitu bahagia saat akhirnya bisa menyajikan sesuatu untuk anak-anak pengajian.
Namun karena tak sanggup, Ainay akhirnya muntah setelah terlalu banyak memakan waluh kukus buatan sang ibu.
Setibanya di rumah, ia mengaku pada sang ibu bahwa waluhnya laris manis dan teman-temannya menyukainya.
“Kusebutin nama anak-anak yang tadi ada di langgar. Terus makku ngucap alhamdulillah berkali-kali karena makanan yang beliau taruh di langgar untuk anak-anak ngaji beneran habis dimakan, nggak mubazir,” tulis Ainay.
Sejak saat itu, Ainay mengaku dirinya tidak pernah makan waluh kukus lagi karena teringat sang ibu.
Hingga kini tagar Yati waluh kukus masih kerap menjadi trending topik di X karena kisahnya yang viral.
Sementara itu, Falcon belum memberikan informasi lebih lanjut terkait film Waluh Kukus yang siap dirilis.
Kontributor : Rizka Utami