Brooklyn bahkan tak bisa melupakan saat ibunya, mencoba merebut momen dansa pertamanya dengan istrinya yang sudah direncanakan berminggu-minggu sebelumnya.
“Di depan 500 tamu pernikahan kami, Marc Anthony memanggil saya ke atas panggung, yang seharusnya menjadi jadwal dansa romantis saya bersama istri, tetapi ternyata ibu saya sudah menunggu untuk berdansa dengan saya. Ia menari dengan sangat tidak pantas di depan semua orang,” katanya.
Brooklyn juga membantah rumor terkait sang istri yang disebut telah mengendalikan hidupnya sehingga menjauhkan dirinya dari keluarga.
“Narasi bahwa istri saya mengendalikan saya sepenuhnya terbalik. Saya telah dikendalikan oleh orang tua saya hampir sepanjang hidup saya” lanjutnya.
Selama hidup dengan keluarganya, Brooklyn mengaku tumbuh dengan kecemasan yang luar biasa, namun kini saat ia memutuskan untuk menjauh dari keluarganya, seluruh kececemasan itu telah hilang.
“Saya bangun setiap pagi dengan rasa syukur atas kehidupan yang saya pilih, dan telah menemukan kedamaian dan kelegaan” ujarnya.
Di akhir klarifikasinya, Brooklyn mengatakan bahwa ia hanya ingin hidup damai tanpa adanya citra yang dibentuk oleh media.
“Saya dan istri saya tidak menginginkan kehidupan yang dibentuk oleh citra, pers, atau manipulasi. Yang kami inginkan hanyalah kedamaian, privasi, dan kebahagiaan untuk kami dan keluarga masa depan kami,” tutupnya.
Kontributor : Rizka Utami
Baca Juga: 4 Fakta Perseteruan Keluarga Beckham yang Semakin Memanas, Ini Pemicunya