- Reza Arap mengunggah kompilasi kenangan bersama selebgram Lula Lahfah pada 29 Maret 2026, dua bulan setelah kepergiannya.
- Arap mengungkapkan rasa hancur dan ego yang runtuh akibat kehilangan Lula, yang telah memperbaiki citranya.
- Reza Arap berjanji menyelesaikan proyek film almarhumah sebelum izin untuk melanjutkan hidupnya.
Suara.com - Dua bulan usai kepergian selebgram Lula Lahfah, Reza Arap akhirnya membagikan momen kebersamaan mereka ke publik.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu, 29 Maret 2026 malam, musisi sekaligus konten kreator tersebut menulis pesan panjang berisi curahan hatinya usai ditinggal sang kekasih.
Dalam unggahannya, pria bernama asli Reza Oktovian ini mengunggah kompilasi foto dan video yang merangkum kenangan manisnya bersama almarhumah.
Foto dan video tersebut memperlihatkan momen mereka berlibur di Eropa, menemani Lula di sela-sela pekerjaannya, momen saat Lula dirawat di rumah sakit, hingga rekaman pilu saat Reza Arap tertunduk lesu di samping peti jenazah sang kekasih.
Visual itu dibuka dengan potret bunga matahari yang layu dan ditutup dengan bunga matahari mekar yang basah karena hujan.
Pada caption, Reza Arap secara blak-blakan menggambarkan betapa hancur dirinya setelah ditinggal pergi. Dia mengaku sering berbicara sendiri kepada benda mati hingga dianggap kehilangan akal sehat.
"Hai… sudah lama ya. Maaf aku belum pernah memposting apa pun tentang kamu, yang sebenarnya kamu juga tidak pernah butuhkan atau minta, tapi di sinilah aku. Aku hanya ingin menunjukkan kepada dunia salah satu jiwa paling murni yang pernah aku temui dalam hidupku," tulis Reza Arap dalam Bahasa Inggris.
"Sudah terlalu berisik namun terlalu sepi di bawah sini. Aku menghabiskan hari-hari dengan berbicara sendiri, pada bangku taman, tembok, kelelawar, semut, burung, awan, bunga matahari. Orang-orang mengolok-olokku, mereka memanggilku gila," tambahnya.
Kehilangan sang kekasih diakui Reza Arap telah menghancurkan ego terbesarnya. Dia yang biasanya selalu ingin memegang kendali atas segalanya, akhirnya runtuh.
"Aku berlutut, menangis, memohon, mencakar kuku ke lantai, dan hal yang paling tidak terduga oleh siapa pun adalah, aku berdoa. Egoku hancur," ungkap personel Weird Genius tersebut.

Reza Arap juga mengenang bagaimana Lula hadir di hidupnya pada momen yang krusial. Secara tulus, Lula membantu memperbaiki citra Reza Arap yang sempat hancur di mata publik.
Namun, takdir berkata lain saat mereka tengah menyusun impian bersama.
"Dengan 'image' aku yang udah hancur bertahun-tahun, tanpa aku minta, kamu badanin, kamu tabrak lurus dengan tulus, nunjukin ke semua orang kamu balikin itu semua 180 derajat. Eh pas lagi planning mimpi kita bareng... kamu langsung pergi aja gitu," kenang Reza Arap.
Meski begitu, Reza Arap berterima kasih karena mereka sempat merasakan cinta yang begitu besar dari Lula.
"Maaf aku banyak kurangnya dan salahnya. Itu adalah yang terbaik yang bisa aku berikan untukmu. Terima kasih untuk senyuman paling tulus, pelukan paling hangat, ciuman paling manis, dan hati baikmu yang kamu bagikan kepadaku dan semua orang di sini. Semua sayang kamu. Dulu, sekarang, dan seterusnya," tuturnya.
Kini, dia menyadari bahwa tugasnya menjaga sang kekasih di dunia telah usai. Tersisa satu janji yang harus dia wujudkan, yakni menyelesaikan proyek film mendiang. Setelahnya, Arap meminta izin untuk kembali menata hidupnya.
"Tugas aku jagain kamu sudah selesai. Sisa satu lagi. Film kamu. Film kita dan anak-anak. Aku akan melakukan yang terbaik untuk itu. Aku... izin move on with my life ya, sayang," tulisnya.
Menutup pesannya, Arap berjanji akan mengurangi kebiasaan mengeluh, mengingat pesan Lula yang memintanya untuk memaksimalkan hidup selagi masih bernapas.
Sebagai informasi, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di kamarnya di Apartemen Essence, Jakarta Selatan, pada 23 Januari 2026.
Berdasarkan keterangan resmi kepolisian dan pihak keluarga, almarhumah mengembuskan napas terakhir akibat komplikasi penyakit lambung (GERD) dan pembengkakan usus, menepis berbagai spekulasi liar yang sempat beredar di media sosial.
Jenazahnya dimakamkan di TPU Rawa Terate, Jakarta Timur pada 24 Januari 2026 lalu.