Epy Kusnandar Meninggal Dibilang 'Mampus Mati', Karina Ranau Resmi Lapor Polisi

Yazir F, Tiara Rosana

Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:39 WIB
Epy Kusnandar Meninggal Dibilang 'Mampus Mati', Karina Ranau Resmi Lapor Polisi
Janda Epy Kusnandar, Karina Ranau, laporkan haters (Instagram/@karinaranau9)
baca 10 detik
  • Karina Ranau resmi melaporkan sebuah akun media sosial ke Polres Jakarta Selatan karena komentar kasar, biadab, dan mengandung unsur pornografi yang menyerang mendiang Epy Kusnandar.
  •  Langkah hukum ini diambil demi menjaga psikologis anak dan keluarga yang masih dalam masa duka, serta untuk memberikan pelajaran kepada netizen yang dinilai keterlaluan.
  • Karina memberikan tenggat waktu 3x24 jam bagi pemilik akun tersebut untuk menunjukkan itikad baik; jika tidak, proses hukum akan terus dilanjutkan.

Suara.com - Kesabaran janda aktor Epy Kusnandar, Karina Ranau habis ditandai dengan laporan di Polres Jakarta Selatan.

Karina melaporkan seorang haters karena komentarnya ia anggap telah kelewat batas.

Selama ini selalu berusaha sabar menghadapi berbagai komentar negatif yang menyerangnya dan almarhum suami.

"Mungkin buat sebagian orang akan bilang 'ah lebay' melihat saya datang sama anak saya ke sana (Polres). Tapi apapun lah orang mau bilang apa, karena itu menyangkut psikologis anak saya dan juga keluarga," kata Karina Ranau, ditemui di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (14/5/2026).

"Karena terus terang saya memang datang karena selama ini sudah cukup sabar dengan yang namanya netizen," ujarnya.

Komentar yang memicu amarah Karina tersebut dilontarkan oleh seorang netizen pada momen yang seharusnya penuh kehangatan.

Saat itu, yakni saat dia mengunggah video kenangan almarhum Epy Kusnandar sebagai hadiah ulang tahun sang putra.

Video tersebut dia susun dengan susah payah dari galeri foto lama, sebagai salah satu cara untuk mengobati kerinduannya.

"Ya itu sebagian dari pengobat hati saya gitu, saya edit sendiri dari pagi sampai saya ninggalin warung gitu saya susun gitu video, tapi tiba-tiba dikomen gitu sama dia," imbuh Karina menangis.

baca juga

"Dan itu sakit banget komennya, 'mampus dia sudah mati, mampus dia sudah mati'."  

Karina Ranau mengakui komentar netizen tersebut sangat menyakitkan baginya.

Karina Ranau kunjungi makam Epy Kusnandar (Instagram/karinaranau9)
Karina Ranau kunjungi makam Epy Kusnandar (Instagram/karinaranau9)

"Komentar sebelumnya juga ada kata yang termasuk pornografi. Makanya saya harus ke Polres. Saya pengin kasih pelajaran untuk manusia biadab ini," ucapnya.

Adapun untuk kebiasaan membuat konten, Karina menjelaskan bahwa dia sengaja mengabadikan momen-momen bersama mendiang suaminya, termasuk saat berziarah ke makam, bukan untuk mencari keuntungan.

Hal ini sesuai dengan pesan almarhum Epy Kusnandar, yang selalu berpesan agar momen-momen berharga tidak pernah hilang.

"Momen itu jangan pernah hilang ya Bun, apapun yang terjadi. Sedikit pun momen itu harus diabadikan," kata Karina menirukan perkataan almarhum suaminya.

"Dan saya tidak mencari keuntungan dari konten-konten saya di makam. Saya enggak ada channel YouTube, saya enggak ada yang menghasilkan uang dari situ enggak ada. Hanya benar-benar saya mengabadikan itu," ujarnya.

Menurut Karina, komentar jahat tersebut datang dari satu akun yang dilaporkannya.

Dia mengaku jika dituruti, banyak sekali akun lain yang juga perlu dilaporkan.

Namun, dia memilih untuk fokus pada satu akun tersebut yang menurutnya punya dendam mendalam kepada keluarganya.

Quentin, putra Epy Kusnandar, juga mengungkapkan perasaannya.

Dia merasa sedih melihat komentar-komentar negatif tersebut, namun dirinya menyerahkan penanganan kepada sang ibu.

"Sedih, cuma ya apalagi aku kan enggak bisa ngapa-ngapain, belum bisa bertindak apa-apa. Jadi biasanya kalau ngerasain hal yang sama sama Bunda, Bunda yang gerak duluan gitu," tutur Quentin dalam kesempatan yang sama.

Quentin menambahkan bahwa ia lebih merasa kasihan pada orang-orang yang berkomentar negatif seperti itu.

Karina Ranau menegaskan bahwa dia tidak mencari pengacara atau kuasa hukum dalam urusan ini.

Dia datang ke kantor polisi murni untuk meminta perlindungan sebagai warga negara Indonesia dari perbuatan manusia-manusia yang dianggapnya merusak.

"Saya mau minta pertolongan karena saya merasa saya warga negara Indonesia pengin ada perlindungan gitu dari manusia-manusia seperti itu gitu," ucapnya.

Karina menambahkan, laporan tersebut sudah masuk dan dia akan dijadwalkan untuk pemanggilan.

Dia juga memberikan tenggat waktu 3x24 jam kepada akun yang dilaporkan untuk menghubungi atau menemuinya.

Jika tidak ada itikad baik, dia akan melanjutkan proses hukum ini.

"Saya pengin hari ini press conference di sini, saya pengin kasih waktu 3x24 jam. Kalau akun itu tidak berusaha, tidak mencoba untuk menghubungi saya, tidak ketemu saya langsung, saya akan teruskan ini gitu," katanya menegaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karina Ranau Protes, Foto Almarhum Epy Kusnandar Dipakai Jual Jaket Kang Mus

Karina Ranau Protes, Foto Almarhum Epy Kusnandar Dipakai Jual Jaket Kang Mus

Entertainment | Minggu, 05 April 2026 | 19:30 WIB

Karina Ranau Ngamuk Dibilang Lebay Lebaran di Makam Epy Kusnandar, Tantang Hater Ketemu

Karina Ranau Ngamuk Dibilang Lebay Lebaran di Makam Epy Kusnandar, Tantang Hater Ketemu

Entertainment | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:02 WIB

Momen Istri Epy Kusnandar Sahur di Makam Tuai Pro Kontra, Apa Hukumnya?

Momen Istri Epy Kusnandar Sahur di Makam Tuai Pro Kontra, Apa Hukumnya?

Entertainment | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:35 WIB

2 Bulan Ditinggal Epy Kusnandar, Warung Jukut Miliknya Tetap Ramai dan Raup Omzet Besar Tiap Hari

2 Bulan Ditinggal Epy Kusnandar, Warung Jukut Miliknya Tetap Ramai dan Raup Omzet Besar Tiap Hari

Entertainment | Selasa, 03 Februari 2026 | 13:32 WIB

Istri Dituding Cari Iba Usai Sengaja Pajang Foto Epy Kusnandar di Warung, Anak dan Menantu Membela

Istri Dituding Cari Iba Usai Sengaja Pajang Foto Epy Kusnandar di Warung, Anak dan Menantu Membela

Entertainment | Senin, 02 Februari 2026 | 08:00 WIB

Rutin Datangi Makam Epy Kusnandar, Karina Ranau Malah Dibanding-bandingkan dengan Istri Gary Iskak

Rutin Datangi Makam Epy Kusnandar, Karina Ranau Malah Dibanding-bandingkan dengan Istri Gary Iskak

Entertainment | Selasa, 06 Januari 2026 | 14:34 WIB

Terkini

Di Balik Sepiring MBG: Mengurai Risiko Keracunan dari Dapur hingga Meja Makan Siswa

Di Balik Sepiring MBG: Mengurai Risiko Keracunan dari Dapur hingga Meja Makan Siswa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Sandy Walsh Tiba di TC Persib dengan Cedera, Begini Kondisi Terbarunya

Sandy Walsh Tiba di TC Persib dengan Cedera, Begini Kondisi Terbarunya

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Gempa Flores Rusak Sejumlah Perangkat TelkomGroup, Pemulihan Terkendala Listrik

Gempa Flores Rusak Sejumlah Perangkat TelkomGroup, Pemulihan Terkendala Listrik

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:06 WIB

3 Rekomendasi Cushion Waterproof dan Tahan Keringat, Makeup Tetap Flawless

3 Rekomendasi Cushion Waterproof dan Tahan Keringat, Makeup Tetap Flawless

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:05 WIB

6 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda, Kondisi Kesehatan hingga Gaya Hidup

6 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda, Kondisi Kesehatan hingga Gaya Hidup

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:00 WIB

How to Make Millions Before Grandma Dies: Ketika Warisan Bukan Lagi Tujuan Utama

How to Make Millions Before Grandma Dies: Ketika Warisan Bukan Lagi Tujuan Utama

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Keberuntungan Zodiak 17 Agustus, Cek Peruntungan Hari Ini

Keberuntungan Zodiak 17 Agustus, Cek Peruntungan Hari Ini

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:00 WIB

7 Menu Sarapan Sehat agar Kuat Berdiri dan Tidak Lemas saat Upacara 17 Agustus

7 Menu Sarapan Sehat agar Kuat Berdiri dan Tidak Lemas saat Upacara 17 Agustus

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Gempa M7,7 Nagekeo NTT Simpan Bahaya Tersembunyi, Ahli ITB Ungkap Potensi Pengulangan Sejarah

Gempa M7,7 Nagekeo NTT Simpan Bahaya Tersembunyi, Ahli ITB Ungkap Potensi Pengulangan Sejarah

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:35 WIB

×