- Aktor Van Ness Wu tampil memukau dalam tur konser terbarunya di Tiongkok pada bulan Oktober 2026.
- Di usia 48 tahun, ia mengenakan kacamata berkarakter serta melakukan teknik layering perhiasan berlian asal Indonesia.
- Penggunaan perhiasan dari Wanda House of Jewels tersebut memberikan kontras artistik dan kemewahan pada penampilannya.
Suara.com - Bagi generasi yang tumbuh di awal era 2000-an, nama Vannes Wu atau Van Ness Wu hampir mustahil dilepaskan dari memori demam drama legendaris Meteor Garden.
Sosok Mei Zuo dengan rambut bob panjang lurus yang membingkai wajahnya sempat menjadi tren besar dan identitas tak terpisahkan dari personel F4 tersebut.
Kini, lebih dari dua dekade berselang, Van Ness Wu membuktikan satu hal: pesona sejati tidak memudar dimakan waktu, melainkan bertransformasi menjadi sesuatu yang jauh lebih berkelas.
Menginjak usia 48 tahun, pria kelahiran 7 Agustus 1978 ini tampil kian matang, percaya diri, dan memukau.
Alih-alih berusaha keras mempertahankan penampilan masa mudanya, sang bintang justru merangkul kedewasaannya lewat evolusi gaya yang berani, memadukan busana modern bernuansa effortless, kacamata berkarakter, hingga kilau kemewahan perhiasan berlian.
Bunglon Gaya Selama Lebih dari Dua Dekade
Perjalanan fashion Van Ness sepanjang kariernya bagai sebuah kanvas eksplorasi tanpa henti.
Sejak melepaskan gaya rambut bob ikoniknya, ia berkali-kali mengubah citra visual: mulai dari potongan pendek sleek, model mohawk bernuansa edgy, hingga potongan modern bertekstur.
Evolusi tersebut berjalan seiring dengan pilihan busananya. Ia fasih berpindah dari estetika streetwear yang kasual, sentuhan rock and roll yang memberontak, hingga setelan jas tailored yang maskulin dan elegan.
Kunci dari daya tariknya bukan sekadar apa yang ia kenakan, melainkan bagaimana rasa percaya dirinya mampu menghembuskan nyawa ke dalam setiap gaya yang diusungnya.
Kacamata: 'Statement Piece' yang Memikat di Atas Panggung
![Di usia 48 tahun, penampilan Van Ness Wu tak pernah membosankan. Dia berani tampil beda dengan gaya yang selalu up to date. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/10/23/48342-vanness-wu-van-ness-wu.jpg)
Kedewasaan selera Van Ness terlihat benderang dalam rangkaian tur konser terbarunya, FFOREVER 2.0, di sejumlah kota di Tiongkok.
Di panggung megah tersebut, ia membuktikan bahwa tampilan yang memikat tak selalu membutuhkan busana yang rumit.
Salah satu elemen kunci yang konsisten mencuri perhatian adalah pilihan kacamatanya.
Van Ness kerap berganti antara kacamata hitam berdesain tegas yang memancarkan aura misterius, hingga kacamata berbingkai modern dengan lensa bening yang memberi kesan intelek sekaligus sophisticated.
Hal ini terlihat nyata saat penampilannya di panggung Guangzhou pada 18 Oktober 2026.
Mengenakan paduan klasik atasan hitam dan celana putih polos, tampilannya terasa segar, bersih, namun sarat daya pikat.
Kacamata berlensa bening yang ia kenakan seketika mengangkat gaya minimalis tersebut menjadi sebuah pernyataan mode yang matang dan berkarakter.
Gaungkan Kemewahan Maskulin Lewat Perhiasan Asal Indonesia
Meski memilih potongan pakaian yang cenderung bersih dan simpel, Van Ness tetap berani bermain di ranah aksesori.
Kali ini, ia membawa kemewahan ke tingkat yang lebih tinggi lewat kilau perhiasan berlian.
Menariknya, selama turnya di Hangzhou, Beijing, hingga Guangzhou, Van Ness mempercayakan penampilannya pada jenama perhiasan asal Indonesia, Wanda House of Jewels, besutan desainer Wanda Ponika.
Van Ness mendobrak batasan gaya konvensional pria dengan keberaniannya melakukan teknik layering perhiasan.
Bintang film Ip Man 4: The Finale ini memadukan beberapa untaian kalung berlian panjang sekaligus, mengenakan anting, gelang, hingga menyematkan deretan cincin pada beberapa jarinya.
Menggunakan berlian berkualitas tinggi berspesifikasi D color dan VVS clarity, perhiasan tersebut memberi kontras artistik terhadap pakaian polos yang ia kenakan.
Hasilnya adalah sebuah harmoni visual: mewah tanpa terkesan berlebihan, glamor namun tetap menghembuskan maskulinitas yang kokoh.
Definisi Sejati "Menua dengan Menawan"
Di industri hiburan yang sering kali terobsesi dengan ilusi awet muda, langkah Van Ness Wu terasa menyegarkan.
Ia tidak terjebak nostalgia masa lalu, melainkan terus berkembang seirama dengan pertambahan usianya.
Rambut boleh berganti rupa dan tren busana boleh silih berganti, namun keberanian berekspresi tetap menjadi DNA fashion Van Ness Wu.
Di usia 48 tahun, ia menegaskan kembali bahwa bertambahnya usia bukanlah tentang kehilangan pamor, melainkan tentang menemukan keanggunan, karakter, dan rasa percaya diri yang semakin tak terbantahkan.