Penikmat Kopi Wajib Tau!. Inilah 4 Metode Pengolahan Biji Kopi. Rasakan Bedanya!

Suara Garut

Jum'at, 28 April 2023 | 21:54 WIB
Penikmat Kopi Wajib Tau!. Inilah 4 Metode Pengolahan Biji Kopi. Rasakan Bedanya!
Biji Kopi (Cherry) Sebelum Diproses.(Photo: pinterest)

SUARA GARUT - Bagi pecinta kopi sejati, menikmati secangkir kopi bukanlah soal penyajian saja. Kualitas dan jenis biji kopi adalah suatu yang wajib diketahui.

Dalam bisnis  perkopian yang makin  menggairahkan, proses mengolah biji kopi dari masa panen buah (chery) hingga menjadi biji (bean) yang siap diroasting, adalah proses penting yang akan mempengaruhi kualitas biji kopi.

Ada empat metode  umum pengolahan kopi dari proses panen hingga menjadi greenbean (biji kopi mentah). Ini dia jenis metodenya:

1. Natural
Jika anda menemukan kemasan biji kopi yang bertuliskan natural, artinya kopi itu sebelumnya diproses secara natural.

Langkah proses pengolahan  natural adalah setelah buah (ceri) dipetik, dicuci kemudian di bawah terik matahari alami. Masa jemur natural biasanya sekitar 30 hari sampai kering hingga kadae air 12%-13%.

Setelah kulit kering hingga warna hitam keriput, baru digiling (huller) untuk mengelupaskan kulit hingga menjadi biji kopi (bean). Metode natural ini menghasilkan biji kopi memiliki cita rasa buah-buahan.

2. Metode Wash
Pengolahan jenis arabica banyak menggunakan metode ini. Proses wash berbiaya produksi tinggi karena tahapanya.

Pertama penyortiran ceri kopi, kemudian kulit ceri dikupas kulit luarnya (depulping) setelah itu biji difermentasi atau dicuci dan rendam dalam bak air dalam masa 24-36 jam.

Setelah itu dicuci kembali biji kopi. Selanjutnya langkah akhir adalah menjemur biji kopi dalam masa 2-3 minggu untuk menghasilkan kadar air hingga 12%.

baca juga

Hasil kopi yang diolah dengan metode wash bertekstur body ringan dan bercita  rasa buah-buahan.

3. Metode Full Washed
Metode ini hampir mirip metode washed. Penggunaan air dari awal pengupasan terus diperlukan.

Proses fullwashed adalah  sortir, kupas kulit ari,fermentasi ,cuci kembali lendir (direndam) selama 12-24  jam. Jangan terlalu lama agar keasaman kopi tidak telalu tajam

Kemudian dikeringkan/dijemur untuk mengeluarkan kadar air hingga 12%.
Rasa kopi hasil metode fullwashed lebih ringan.

4. Honey
Metode ini disebut honey, karena hasil pengolahan ini menghasilkan biji yang manis ,seperti madu.

Langkah pertama adalah menyortir cherry terbaik. Cherry atau biji kopi hasil petik yang mengapung dipisah.

Kemudian didepulping untuk mengupas kulit ari nya. Biji yg telah dikupas kulit ari nya dibiarkan berlendir sehingga meresap ke dalam untuk meghasilkan rasa manis.

Kemudian dijemur beberapa hari, setelah itu dipisahkan dengan kulit dalamnya dan menghasilkan greenbean, bercita rasa honey.

Itulah empat metode pengolahan biji kopi dari panen hingga menghasilkan green bean yang siap disangrai (roasting).

Para pecinta kopi yang fanatik cenderung akan memilih jenis kopi berdasarkan metode pengolahan tadi, sebelum mengkonsumsi kopi. 

Selanjutnya,  metode roasting  atau sangrai pun  sangat mempengaruhi rasa penyajian kopi, akan dijelaskan pada tulisan selanjutnya.Selamat ngopi.(*)

Editor: Farhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

MUI Sumbar Sarankan Rukyatul Hilal Libatkan Negara-negara Muslim Dunia

MUI Sumbar Sarankan Rukyatul Hilal Libatkan Negara-negara Muslim Dunia

Sumbar | Jum'at, 21 April 2023 | 15:23 WIB

Metode Menegur Anak Dalam Satu Menit Ala Dr. Aisah Dahlan

Metode Menegur Anak Dalam Satu Menit Ala Dr. Aisah Dahlan

Garut | Rabu, 19 April 2023 | 14:45 WIB

Fixs! Pengolahan Data Sudah Final BKN Segera Umumkan Hasil Sanggah PPPK Guru 2022, Prof Nunuk: Sebagian ada yang berubah

Fixs! Pengolahan Data Sudah Final BKN Segera Umumkan Hasil Sanggah PPPK Guru 2022, Prof Nunuk: Sebagian ada yang berubah

Garut | Selasa, 11 April 2023 | 16:04 WIB

Terkini

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Sulsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:19 WIB

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol

HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol

Jakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 04:50 WIB

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×