Muhammadiyah Miliki Banyak Faskes dan Lembaga Pendidikan Simak Penuturan Ketua PDM Garut Agus Rahmat

Suara Garut | Suara.com

Kamis, 25 Mei 2023 | 10:30 WIB
Muhammadiyah Miliki Banyak Faskes dan Lembaga Pendidikan Simak Penuturan Ketua PDM Garut Agus Rahmat
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Garut yang baru terpilih pada Musda Muhammadiyah ke 14 pada Ahad 21 Mei 2023, Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag.

SUARA GARUT - Muhammadiyah adalah organisasi islam yang didirikan oleh Kyai Ahmad Dahlan pada 18 November 1912.

Sejauh ini publik mengenal Muhammadiyah sebagai organisasi Islam kaya raya. Kekayaan organisasi islam terbesar kedua di Indonesia setelah Nahdlatul Ulama (NU) itu diperkirakan mencapai Rp. 400 triliyun.

Aset Muhammadiyah  terdiri dari fasilitas pendidikan, kesehatan dan amal usaha lainnya. Diantaranya punya 28.000 lembaga pendidikan. Ada 170 universitas, 400 rumah sakit, dan 340 pesantren. Muhammadiyah juga punya banyak panti asuhan.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Garut , Jawa Barat yang baru terpilih pada Musda Muhammadiyah ke 14 pada Ahad 21 Mei 2023, Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag, mengatakan 3 poin awal dalam pembentukan cabang dan ranting Muhammadiyah harus ada amal usaha mencakup pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

Karenanya dalam pembentukan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) di tingkat kecamatan itu syaratnya harus ada amal usaha dalam bentuk lembaga pendidikan, fasilitas kesehatan atau kegiatan ekonomi.

" Dalam pembentukan PCM itu harus sudah ada kegiatan amal usaha. Sebab dari beberapa pengalaman pembentukan cabang itu, apabila tidak ada amal usaha relatif berat. Sebab tempat berkumpul tidak ada,  SDM juga sulit dicari, pembiayaan juga tidak ada.  Kan kalau ada kegiatan di luar wilayahnya kalau ada amal usahanya bisa ditopang dari situ untuk pembiayaannya," jelas Agus.

Lanjut Agus, yang paling pokok dalam pembentukan sebuah cabang itu adalah pembentukan ranting sebagai grass root  yang mengetahui segala kebutuhan masyarakat di daerahnya, yang nantinya akan diwujudkan dalam bentuk bentuk dakwah sesuai kebutuhan masyarakat.

" Karena kebutuhan masyarakat di masing masing kecamatan itu berbeda beda. Nah itulah pentingnya ranting untuk menangkap apa yang jadi kebutuhan masyarakat di lingkungannya," katanya.

Ia mengungkapkan, saat ini baru ada 38 Pimpinan Cabang Muhammadiyah dari 42 kecamatan yang ada di Kabupaten Garut. Dalam satu tahun  kepemimpinannya ini, ia menargetkan PCM sudah terbentuk QQdi 42 kecamatan.

" Jadi tidak sekedar bertambahnya cabang, tapi di situ ada kehidupan amal usaha. Bahkan dalam salah satu poin itu ada program one cabang one pesantren dan satu ranting itu satu warung, atau apapun bentuk kegiatan ekonominya. Di cabang nanti dikembangkan one cabang one balai kesehatan," katanya.

Disebutkannya, masalah pendidikan, kesehatan dan ekonomi itu menjadi poin awal di Muhammadiyah . Sama halnya dengan apa yang menjadi prioritas negara dalam program pengembangan  indeks Pembangunan Manusia (IPM).

" Jadi cabang yang akan dihadirkan itu adalah cabang yang berul betul siap dan memiliki nilai yang bermanfaat," imbuhnya.

Dikatakannya, untuk pembentukan suatu cabang sudah cukup oleh 9 orang pengurus, sedangkan kepengurusan ranting cukup 5 orang. Tapi tanpa ada amal usaha, tanpa adanya anggota, tanpa ummat , gerakan Muhammadiyah jadi sempit. Sebab gerakan organisasinya itu harus ada yang digerakkan.

" Metode dakwah Muhammadiyah itu ada dua,  dakwah untuk anggota itu pembaharuan, dakwah ke luar itu mengislamkan. Mengislamkan itu bukan yang tadinya non Islam, tapi mengenalkan nilai nilai Islam," katanya.

Adapun program prioritas yang harus dilaksanakan dalam 5 tahun periode kepemimpinannya ke depan, sebagaimana yang dibahas dalam Musda Muhammadiyah Garut ke 14 yakni, pendirian  Rumah Sakit Muhammadiyah yang rintisannya sudah dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Presiden Jokowi beberapa waktu lalu .

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Ustaz HEH Samakan Muhammadiyah dengan Syiah, Polisi Libatkan Saksi Ahli Bahasa dan ITE

Kasus Ustaz HEH Samakan Muhammadiyah dengan Syiah, Polisi Libatkan Saksi Ahli Bahasa dan ITE

Sumbar | Rabu, 24 Mei 2023 | 17:10 WIB

Terjadi Penambahan Jumlah Cabang, Muhammadiyah di Kabupaten Garut Berkembang Sangat Baik

Terjadi Penambahan Jumlah Cabang, Muhammadiyah di Kabupaten Garut Berkembang Sangat Baik

| Sabtu, 20 Mei 2023 | 20:03 WIB

RS Muhammadiyah Palembang Digugat Rp 5,1 Miliar Oleh Dua Dokter IGD

RS Muhammadiyah Palembang Digugat Rp 5,1 Miliar Oleh Dua Dokter IGD

Sumsel | Rabu, 17 Mei 2023 | 19:33 WIB

Ratusan Guru di DIY Diterima jadi ASN, Muhammadiyah Protes ke Pemerintah

Ratusan Guru di DIY Diterima jadi ASN, Muhammadiyah Protes ke Pemerintah

Jogja | Senin, 15 Mei 2023 | 11:06 WIB

Terkini

Ivan Kolev Sentil Tren Naturalisasi di Timnas Indonesia: Era Saya Pemain Lokal Diutamakan

Ivan Kolev Sentil Tren Naturalisasi di Timnas Indonesia: Era Saya Pemain Lokal Diutamakan

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 06:05 WIB

30 Ucapan Selamat Idul Fitri dalam Bahasa Inggris yang Berkesan dan Elegan

30 Ucapan Selamat Idul Fitri dalam Bahasa Inggris yang Berkesan dan Elegan

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 06:00 WIB

Aira Yudhoyono Tembus UI Jalur Prestasi, Annisa Pohan Bongkar Perjuangan Sang Putri

Aira Yudhoyono Tembus UI Jalur Prestasi, Annisa Pohan Bongkar Perjuangan Sang Putri

Entertainment | Jum'at, 20 Maret 2026 | 06:00 WIB

Nyepi 2026, Bali Hening Total, Jalanan dan Tol Sepi Tanpa Aktivitas

Nyepi 2026, Bali Hening Total, Jalanan dan Tol Sepi Tanpa Aktivitas

Foto | Jum'at, 20 Maret 2026 | 06:00 WIB

10 Pantun untuk Minta THR Lucu, Cara Kreatif Bikin Lebaran Penuh Tawa

10 Pantun untuk Minta THR Lucu, Cara Kreatif Bikin Lebaran Penuh Tawa

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 05:45 WIB

Idulfitri 2026 di Solo, Ini Panduan Lengkap Salat Id dan Tradisi Khas Kota Budaya

Idulfitri 2026 di Solo, Ini Panduan Lengkap Salat Id dan Tradisi Khas Kota Budaya

Surakarta | Jum'at, 20 Maret 2026 | 05:15 WIB

Niat dan Tata Cara Mandi Sebelum Sholat Idulfitri, Perhatikan Urutannya

Niat dan Tata Cara Mandi Sebelum Sholat Idulfitri, Perhatikan Urutannya

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 05:15 WIB

Idulfitri 2026 di Jogja: Panduan Salat Id dan Tradisi Khas Kota Pelajar

Idulfitri 2026 di Jogja: Panduan Salat Id dan Tradisi Khas Kota Pelajar

Jogja | Jum'at, 20 Maret 2026 | 04:50 WIB

Setelah Puasa Ramadan Sebulan, Bolehkah Berhubungan Suami Istri di Hari Raya Idulfitri?

Setelah Puasa Ramadan Sebulan, Bolehkah Berhubungan Suami Istri di Hari Raya Idulfitri?

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 04:42 WIB

Menyambut Idulfitri 2026: Panduan Lengkap Salat Id dan Keutamaannya

Menyambut Idulfitri 2026: Panduan Lengkap Salat Id dan Keutamaannya

Jawa Tengah | Jum'at, 20 Maret 2026 | 04:30 WIB