Bayar Gaji PPPK Bupati Garut Minta DAU Ditambah, Karena Alasan Ini

Suara Garut

Senin, 12 Juni 2023 | 07:30 WIB
Bayar Gaji PPPK Bupati Garut Minta DAU Ditambah, Karena Alasan Ini
Ilustrasi.Bayar Gaji PPPK Bupati Garut Minta DAU Dapat Ditambah, Karena Alasan Ini (Foto: Tangkapan layar / instagram@kangRudy Gunawan)

SUARA GARUT - Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) cukup rendah dan tidak dapat ditingkatkan.

Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Garut mengaku kesulitan untuk membayar 8 ribu guru dan tenaga kesehatan yang diangkat menjadi PPPK.

Untuk menutupi kebutuhan pembayaran gaji guru PPPK, pihaknya harus menghentikan program pembangunan.

Setidaknya, bupati menyebutkan sebesar 560 miliar biaya pembangunan dialihkan untuk membayar gaji PPPK.

"Ya saat ini kita alihkan biaya modal untuk oprasional pembayaran gaji PPPK sebesar 560 miliar," kata Bupati Garut H.Rudy Gunawan.

Ini berat sekali, bukanya tidak ada uang, tadinya tidak membayar gaji 8 ribu PPPK, saat ini beralih dari belanja modal ke oprasional, imbuhnya.

"Belum lagi Disdik akan menambah rekrutmen sebanyak 4 ribuan, nanti bisa jadi totalnya ada 10 ribu PPPK," katanya.

Bupati Rudy berharap pemerintah pusat dapat menambah Dana Alokasi Umum (DAU) untuk membayar gaji PPPK.

Saat ini, imbuh bupati Rudy pihaknya menerima 1,7 triliun DAU melalui dana trasnfer umum (DTU) ke APBD.

baca juga

Selain membayar gaji pegawai, Rudy mengatakan beban biaya pemilu dan pilkada akan menelan anggaran sebesar 100 miliar dari APBD.

Rudy sering membicarakan dengan pemerintah pusat terkait permohonan penambahan DAU, namun belum ada solusinya.

Salah satu yang menjadi andalan sebagai penyumbang PAD di Garut yaitu Perusahaan umum daerah (Perumda) Bank BPR atau bank Garut.

Direktur utama (Dirut) Perumda Bank BPR H.Asep Cepy menegaskan bahwa seluruh aset bank BPR adalah milik Pemkab Garut.

"BPR itu pemiliknya pemkab Garut, semua asetnya milik Garut," kata Dirut H.Asep Cepy.

Jadi Bank BPR itu milik orang Garut, untuk itu melalui perbub bupati memeberikan perol atau gaji PPPK itu masuk ke BPR.

Tujuanya agar BPR bisa lebih maju, diantaranya meningkatkan perekonomian masyarakat garut, disamping meningkatkan PAD.

"Dengan adanya PPPK ke BPR, bisa lebih maju, begitu pula sebaliknya PPPK," pungkasnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eks Bali United Lerby Eliandry Puji 3 Pemain Garut, Main Bagus Saat Lawan Thisa Soccer Academy Bekasi

Eks Bali United Lerby Eliandry Puji 3 Pemain Garut, Main Bagus Saat Lawan Thisa Soccer Academy Bekasi

Garut | Minggu, 11 Juni 2023 | 19:18 WIB

Tak Ada Pemberitahuan, Pemilik Tanah di Garut Minta Tiang Indihome Dicabut

Tak Ada Pemberitahuan, Pemilik Tanah di Garut Minta Tiang Indihome Dicabut

Garut | Minggu, 11 Juni 2023 | 18:00 WIB

PGPPPK dan Perumda Bank BPR Kabupaten Garut Siap Saling Berbagi, Dirut Bilang Ini soal Gaji PPPK Kabupaten Garut

PGPPPK dan Perumda Bank BPR Kabupaten Garut Siap Saling Berbagi, Dirut Bilang Ini soal Gaji PPPK Kabupaten Garut

Garut | Minggu, 11 Juni 2023 | 14:59 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×