SUARA GARUT - Orang Indonesia tentunya lebih mengenal buah apel Malang atau apel fuji yang berasal dari negeri Sakura Jepang yang terkenal manis dan segar.
Di Kabupaten Garut, Jawa Barat terdapat buah lokal yang bentuk dan kulitnya mirip apel, yaitu kesemek. Buah ini sering disebut apel Cikajang oleh warga Garut.
Kecamatan Cikajang dikenal warga Garut sebagai penghasil buah kesemek walaupun tidak terlalu banyak.
Komoditi ini kini kian langka bahkan bisa menjadi semakin terancam punah, karena bekas areal tanamannya banyak berganti tanaman sayur mayur yang dinilai bernilai ekonomi tinggi.
Salah seorang pedagang kesemek di Jalan Suherman depan Kantor KPU Kabupaten Garut, Andri (31) mengaku, penjualannya lumayan laku tahun ini, karena banyak tamu dari luar Garut bertepatan libur panjang lebaran Idul Adha.
"Sekarang lumayan sehari bisa laku 20 kilo gram per hari. Harganya yang kecil Rp15 ribu, yang besar Rp20 ribu," katanya, ditemui Senin, 3 Juli 2023.
Sayangnya kata dia, banyak tamu luar Garut yang belum tahu dengan buah yang kerap disebut buah gumeulis (sok cantik) ini.
Disebut gumeulis karena proses pematangannya yang unik, yakni harus dibedaki dengan kapur.
Meski begitu, buah kesemek memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral penting. Beberapa di antaranya, vitamin C, A, dan K. Sementara mineralnya, terdapat senyawa antioksidan berupa flavonoid
Baca Juga: Aldi Taher Bela Dewi Perssik soal Skandal Sapi Kurban, Kritik Sikap Pak RT
Dalam 100 gram buah kesemek mengandung serat: 3,6 gram, Kalori: 78 kilokalori, karbohidrat: 20 gram, protein: 0,8 gram, lemak: 0,4 gram, kalsium: 6 miligram, fosfor: 26 miligram, zat besi: 0,3 miligram dan Kalium: 34,5 miligram.
Selain beberapa kandungan di atas, buah kesemek juga mengandung berbagai jenis vitamin, yaitu vitamin A sebanyak 32 persen dari angka kecukupan gizi harian (AKG), vitamin B6: 14 persen dari AKG, dan vitamin C: 80 persen dari AKG
Tak hanya ittu, vitamin E di dalamnya mengandung senyawa antioksidan berupa karotenoid dan katekin. Fungsinya untuk membantu peradangan dalam tubuh dan sebagai agen antikanker.
Bagi warga Garut yang belum tahu bentuk, warna dan rasanya buah yang berasal dari Jepang dan Tiongkok ini bisa datangi Mang Andri di depan Kantor KPU Kabupaten Garut. (*)
Editor: Firman