SUARA GARUT - Sosok penyanyi Virgoun masih ramai diperbincangkan publik. Terlebih setelah Inara Rusli memperlihatkan sebuah kunci kepada awak media saat menghadiri sidang gugatan cerai.
Diduga kunci yang diperlihatkan Inara Rusli itu merupakan sebuah kunci borgol yang ditujukan Virgoun untuk memberikan hukuman kepada anak-anaknya.
Dikabarkan Virgoun keras dan tegas mendidik anak-anaknya bahkan tak segan memberikan hukuman. Namun, hingga kini isu tersebut belum ditanggapi oleh Virgoun sendiri.
Berbeda dengan sang kakak dan ibunda Virgoun yang justru muncul dan memberikan tanggapan tentang kabar yang menimpa Virgoun.
Menurut kakak Virgoun, Febby Carol mendidik anak dengan memukul itu masih diperbolehkan asal tidak berlebihan dan sesuai batasnya.
Begitupun menurut ibunda Virgoun, Eva Manurung bahwa dirinya pun tegas menjadi seorang ibu hingga memukul anaknya menggunakan rotan kecil.
“Saya mendidik anak saya, menurut al kitab boleh memukul dari rotan, rotannya juga kecil karena tidak menginginkan nyawa kita libas mungkin pedes, segitu aja saya mukul anak saya pakai rotan,” kata ibunda Virgoun.
Sayangnya, pernyataan dari sang kakak dan ibunda Virgoun, psikolog Novita Tandry menyebut jika segala bentuk kekerasan fisik maupun verbal tidak dibenarkan.
“Segala bentuk kekerasan dalam bentuk fisik, secara verbal maupun secara bentakan, teriakkan, pukulan tentunya tidak dapat dibenarkan. Karena anak berhak mendapatkan perlindungan sesuai dengan UU perlindungan anak bukan mendapat kekerasan dalam bentuk apapun,” ucap psikolog Novita Tandry.
Baca Juga: Virgoun Dicecar 22 Pertanyaan Saat Jalani BAP di Polda Atas Laporan Inara Rusli
Lebih lanjut, menurut Novita Tandry jika memborgol anak tidak dalam bentuk mainan maka itu juga tidak dapat dibenarkan terutama ketika orang tuanya dalam keadaan emosi. (*)