SUARA GARUT - Membicarakan keindahan alam Garut tak lengkap jika tidak mengungkap eksotisme destinasi wisata perairannya yang melimpah.
Salahsatunya Curug Sanghyang Taraje yang berada di kawasan Garut Selatan. Selain keindahannya, curug ini juga menyimpan misteri dan mitos di dalamnya.
Curug, atau air terjun merupakan salahsatu kawasan wisata alam favorit di Kabupaten Garut.
Selain menawarkan keindahan dan kesejukan alam khas daerah tropis, sejumlah wisata Curug di Garut juga kerap dibumbui legenda dan misteri maupun mitos di dalamnya.
Bumbu legenda dan mitos di kawasan wisata air, seperti Curug di Garut ini justeru semakin menambah kepenasaran pengunjung untuk berwisata.
Curug Sang Hyang Taraje adalah salah satu kawasan air terjun yang rekomen untuk dikunjungi.
Soal keindahan tak perlu diragukan, Curug Sanghyang Taraje begitu elok dengan lokasinya yang berada dibalik bukit bebatuan berpadu alam pegunungan nan hijau.
Lokasi persisnya, Curug Sanghyang Taraje berada di Kampung Kombongan, Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Garut, Jawa Barat.
Menurut Sekretaris Disparbud Garut, Drs. Ma"mun, M.Pd, selain dikenal dengan keindahannya, curug dengan ketinggian sekitar 100 meter ini juga menyimpan kisah-kisah misteri dan mitos.
Baca Juga: Syahnaz Sadiqah Kepergok Selingkuh dengan Rendy Kjaernett, Jeje Govinda Lakukan Hal Ini
"Menurut kisah turun-temurun dari warga setempat, curug ini merupakan 'Taraje' atau tangga yang digunakan Sangkuriang saat mengambil bintang di langit untuk sang pujaan hatinya, Dayang Sumbi," ungkap Mamun, saat dijumpai garut.suara.com, belum lama ini.
Tak hanya itu, beredar kisah dari warga sekitar, bahwa di dekat curug ada batu berbentuk tapak yang dipercaya sebagai petilasan Sangkuriang.
Terkait legenda tersebut, lantas warga sekitar menamai Curug atau air terjun itu dengan nama Curug Sang Hyang Taraje.
Memang jika dilihat dari kejauhan, air terjun kembar tersebut mirip tangga atau dalam bahasa Sunda nya 'Taraje'.
Untuk berkunjung ke kawasan Curug Sanghyang Taraje, jika dari kawasan Garut Kota jarak tempuhnya sekira 47 kilo meteran. (*)