Anggota DPR RI Putih Sari Ajak Cegah Stunting dengan Konsumsi Makanan Bergizi

Suara Garut | Suara.com

Senin, 18 September 2023 | 18:36 WIB
Anggota DPR RI Putih Sari Ajak Cegah Stunting dengan Konsumsi Makanan Bergizi
Anggota DPR RI Komisi XI, Putih Sari.

SUARA GARUT - Salah satu cara terbaik untuk mencegah stunting adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi. Pencegahan berlaku bagi ibu hamil hingga anak usia dua tahun atau 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Tak berarti harus mahal karena makanan bergizi bisa diperoleh secara murah sekaligus murah. 

Demikian pesan anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Putih Sari saat bertemu ratusan warga dalam rangkaian kegiatan Promosi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Program Percepatan Penurunam Stunting di Wilayah Khusus Desa Citeko, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, pada 18 September 2023. Pesan serupa juga disampaikan Ketua Tim Kerja Pengelola Pelayanan Keluarga Berencana Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat Adang Samsul Hadi dan Kepala Bidang Pembangunan Ketahanan Keluarga Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Purwakarta Karwasih. 

“Saya mengajak melaksanakan apa yang tadi disampaikan Pak Samsul sama Bu Karwasih. Stunting bukan hanya tinggi badan, tapi pertumbuhan otak. Ini yang berbahaya karena kita dihadapkan pada persaingan. Bukan hanya bersaing dengan urang Purwakarta atau Indonesia, tapi persaingan global. Karena itu, kita harus bersama-sama mencegah stunting sejak dari keluaga,” ungkap Putih Sari. 

Putih Sari mengajak keluarga Purwakarta untuk secara aktif mencegah kelahiran bayi stunting. Caranya dengan mengonsumsi makanan bergizi, baik bagi ibu hamil maupun anak di bawah dua tahun (Baduta). Makanan bergizi, sambung Putih, bisa diperoleh di dekat rumah, bahkan di pekarangan. 

“Presiden sudah meminta semua pihak berperan aktif dalam percepatan penurunan stunting. Salah satunya BKKBN. Targetnya bisa 14 persen pada 2024 mendatang. Kalau bisa zero stunting. Mari bersama-sama mencegah lahirnya bayi stunting. Ibu hamil harus mengonsumsi makanan bergizi, jangan makanan-makanan tidak sehat. Sebut saja misalnya seblak. Sebetulanya boleh, tapi jangan sering-sering. Juga harus diimbangi dengan makan makanan sehat lainnya,” tandas Putih.

Legislatif asal Partai Gerindra ini mengingatkan, penduduk Indonesia sudah banyak. Urutan keempat di dunia. Penduduk banyak itu bagus saja jika berkualitas. Namun, jumlah yang besar hanya akan menjadi beban jika tidak berkualitas. Karena itu, upaya pencegahan stunting merupakan salah satu cara mewujudkan penduduk berkualitas. 

“Untuk mewujudkan generasi berkualitas itu kita harus membuat perencanaan keluarga. Dalam hal ini, termasuk perencanaan memiliki anak. Hindari 4T, terlalu banyak, terlalu sering, terlalu muda, terlalu tua saat melahirkan. Terlalu sering bisa mengakibatkan kurangnya perhatian dan pengasuhan. Kakak yang masih membutuhkan pengasuhan dan kasih sayang otomatis berkurang ketika hadirnya sang adik. Pada umumnya, perhatian lebih tercurah kepada sang adik,” papar Putih. 

Sesaat sebelumnya, Adang Samsul Hadi yang berpesan agar para ibu selalu memperhatikan makanan yang disajikan dalam keluarga. Dia mengingatkan, stunting dapat dicegah dengan memgonsumsi makanan bergizi. 

“Makanan bergizi gak harus mahal. Bisa memanfaatkan makanan yang ada di selitar rumah. Jangan lupa cuci bersih sebelum dimasak,” ungkap Samsul. 

Cara lain yang penting dilakukan untuk mencegah bayi stunting adalah dengan alat atau obat kontrasepsi atau menjadi akseptor keluarga berencana (KB). Dengan KB memberikan kesempatan kepada ibu untuk memberikan pengasuhan optimal, juga memberikan kesempatan untuk memberikan air susu ibu (ASI) secara eksklusif. 

“Perlu diingat juga bahwa KB tidak hanya menjadi tugas istri. Jika istri berisiko mengalami efek samping, maka pria juga bisa menjadi akseptor KB. Pria bisa menggunakan kondom sebagai alat kontrasepsi atau melalui metode operasi pria (MOP) atau vasektomi,” ujar Samsul menyodorkan opsi. 

Sementara itu, Karwasih menegaskan bahwa penanganan stunting bukan hanya tanggungjawab BKKBN, melainkan tapi semua pihak. Ini penting untuk menjadi catatan karena penyebab stunting bukan murni akibat kekurangan gizi. Penyebab lainnya adalah pola asuh yang tidak tepat dan sanitasi yang buruk. 

“Orang kaya pun bisa berisiko stunting jika pola asuh tidak tepat. Sanitasi seperti jamban sehat juga sangat penting. Penangan stunting perlu dilakukan dari hulu hingga hilir dan melibatkan semua pihak,” tegas Karwasih. 

Untuk mencegah stunting, imbuh Karwasih, pemerintah sudah melatih ribuan tim pendamping keluarga (TPK). Kehadiran TPK menjadi ujung tombak pencegahan di tingkat warga. TPK terdiri atas bidan, kader KB, dan kader pemebrdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK). 

“Anak yang stunting akan kehilangan daya tahan tubuh, kehilangan kecerdasan. Ini berisiko terjadinya lost generatin. Akhirnya kita hanya menjadi tamu di tanah kelahiran sendiri. Tidak mampu bersaing,” ungkap Karwasih. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Punya Ayah Anggota DPR RI, Barang Branded Azizah Salsha Jadi Sorotan: Harga Jaket Saat ke Bandara Rp 43 Juta!

Punya Ayah Anggota DPR RI, Barang Branded Azizah Salsha Jadi Sorotan: Harga Jaket Saat ke Bandara Rp 43 Juta!

Lifestyle | Sabtu, 16 September 2023 | 10:15 WIB

Tata Laksana Stunting dengan Berpedoman pada Jenis dan Rasio Protein Hewani

Tata Laksana Stunting dengan Berpedoman pada Jenis dan Rasio Protein Hewani

Health | Jum'at, 15 September 2023 | 17:00 WIB

Kabar Baik Nih, Komisi II DPR RI Serahkan Lebih dari 3 Juta Data Honorer ke KemenPAN-RB, Minta Diprioritaskan Jadi PPPK!

Kabar Baik Nih, Komisi II DPR RI Serahkan Lebih dari 3 Juta Data Honorer ke KemenPAN-RB, Minta Diprioritaskan Jadi PPPK!

| Rabu, 13 September 2023 | 21:21 WIB

Terkini

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

Jangan Asal Nyaman, Ini 7 Sepatu Lari yang Direkomendasikan untuk Cegah Cedera

Jangan Asal Nyaman, Ini 7 Sepatu Lari yang Direkomendasikan untuk Cegah Cedera

Jakarta | Jum'at, 17 April 2026 | 23:51 WIB

Tabungan Pesirah BSB: Ketika Nilai Simpanan Bertemu Peluang Raih Mobil dan Kemudahan Transaksi

Tabungan Pesirah BSB: Ketika Nilai Simpanan Bertemu Peluang Raih Mobil dan Kemudahan Transaksi

Sumsel | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya

Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya

Kalbar | Jum'at, 17 April 2026 | 23:05 WIB

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!

Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 23:01 WIB

Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia

Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 22:58 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB