SUARA GARUT - Kabupaten Garut salah satu Kabupaten di Priangan Timur Jawa Barat yang masih menyimpan banyak adat istiadat serta kebudayaan yang kental. Kampung Adat Dukuh merupakan kampung adat yang berada di pedalaman Garut.
Kampung Adat Dukuh ini berada di antara tiga gunung, yaitu Gunung Batu Cupak, Gunung Dukuh, dan Gunung Batu. Lebih tepatnya berlokasi di Desa Ciroyom, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Sebagian besar penduduk Kampung Adat Dukuh ini berprofesi sebagai petani di sawah dan ladang. Terdapat 170 orang di area Dukuh dalam, dan 70 Kartu Keluarga diwilayah Dukuh luar.
Rumah-rumah yang berada di Kampung Adat Dukuh ini masih mempertahankan nilai budaya adat lelehur dengan masih menggunakan atap yang terbuat dari serabut alang-alang atau ijuk. Terdapat larangan yang tidak memperbolehkan rumah yang berada dalam kampung adat ini menggunakan tembok atau beton, kaca dan atap dari genteng.
Rumah-rumah yang berada di Kampung Adat Dukuh Garut ini berjumlahkan 40 rumah saja. Terdapat sebuah balai rakyat yang dijadikan tempat perkumpulan untuk sebuah pertemuan.
Terdapat juga sebuah rumah untuk yang di khususkan untuk tamu-tamu yang mau melakukan penyepenan atau ritual. Selain itu di Kampung Adat Dukuh ini terdapat sebuah rumah yang cukup besar dari rumah lainnya yaitu rumah juru kunci Kampung Adat Dukuh Dalam.
Meski berada dalam lingkungan kampung adat di sini juga terdapat sarana beribadah mushola, serta madrasah untuk anak-anak untuk bersekolah serta belajar mengenai agama.
Masyarakat Kampung Adat Dukuh inj jauh dari kata Modern terlihat dari keseharian serta apa yang dikanakannya pun masih berunsur tradisional. Barang seperti gadget, tv, kompor gas dll tidak masuk ke Kampung Adat Dukuh Garut ini.
Kampung Adat Dukuh Garut ini terkenal dengan Agama Islamnya yang kental karena terdapat sebuah tempat yang dianggap sakral oleh waega sekitar yaitu makam dari lelehur Kampung Adat Dukuh Dalam yakni Syekh Abdul Jalil.
Baca Juga: Banyak Tawaran Politik Uang, Caleg DPR RI James Muhammad Alfatih: Jangan Tergiur
Bagi warga dan masyarakat luar yang ingin berkunjung atau berjiarah ke makam Syekh Abdul Jalil ini harus mendaki kaki Gunung Dukuh karena letak makam yang berada di dalam hutan Gunung Dukuh. (*)