Tol ini bakal menggunakan desain struktur at grade (dibangun dengan ketinggian sejajar tanah sekitar) sepanjang 175,27 kilometer dan elevated road (tol layang) sepanjang 22,26 kilometer.
Masyarakat diperkirakan dapat menempuh perjalanan dari Bandung menuju Cilacap maupun sebaliknya hanya sekitar 2,5 jam perjalanan dengan asumsi kecepatan rata-rata kendaraan 80—100 kilometer perjam.
Tarif Tol GeTaCi ini sekitar Rp2.025 perkilometer untuk kendaraan golongan I. Artinya, jika menggunakan kendaraan golongan I seperti mobil pribadi atau bus dari Bandung menuju Cilacap maupun sebaliknya, tarif tolnya sekitar Rp420.000.
Ruas Tol GeTaCi sendiri dibagi menjadi 2 tahap yang meliputi 4 seksi. Tahap pertama sepanjang 95,52 kilometer, yaitu Seksi 1 Junction Gedebage— Garut Utara sepanjang 45,20 kilometer dan Seksi 2 Garut Utara— Tasikmalaya sepanjang 50,32 kilometer.
Selanjutnya, tahap kedua sejauh 111,13 kilometer yang meliputi Seksi 3 Tasikmalaya— Patimuan sepanjang 76,78 kilometer dan Seksi 4 Patimuan— Cilacap sepanjang 34,35 kilometer.
Tahap pertama diperkirakan dapat tuntas dan beroperasi pada 2024 dan tahap kedua ditargetkan selesai serta bisa digunakan oleh masyarakat pada 2029. Berikut 10 simpang susun dan titik gerbang keluar (exit) Tol Gedebage— Tasikmalaya— Cilacap.
1. Simpang Susun dan Gerbang Tol Majalaya, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Garut.
2. Simpang Susun dan Gerbang Tol Nagreg, Kabupaten Bandung.
3. Simpang Susun dan Gerbang Tol Banyuresmi (Garut Utara), Kabupaten Garut.
4. Simpang Susun dan Gerbang Tol Cilawu (Garut Selatan), Kabupaten Garut.
5. Simpang Susun dan Gerbang Tol Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.
6. Simpang Susun dan Gerbang Tol Kawalu, Kota Tasikmalaya.
7. Simpang Susun dan Gerbang Tol Ciamis, Kabupaten Ciamis.
8. Simpang Susun dan Gerbang Tol Pamarican, Perbatasan Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar.
9. Simpang Susun Patimuan, Kabupaten Cilacap dan Gerbang Tol Kalipucang, Kabupaten Pangandaran.
10. Simpang Susun dan Gerbang Tol Jeruk Legi, Kabupaten Cilacap. (*)