SUARA GARUT- Pertandingan babak 16 besar Asean Games cabang olahraga sepakbola antara Timnas Indonesia versus Uzbekistan di Stadion Shangcheng Sports Centre, Kamis (28/9/2023) berjalan dalam tempo sedang.
Para pemain timnas Indonesia nampak kerepotan menghadapi para pemain Uzbek yang memiliki tubuh tinggi besar sehingga membuat ara pemain Timnas kerepotan dalam duel bola bola atas, baik saat menyerang maupun bertahan.
Kalahnya penampilan performa tubuh, membuat para pemain Garuda Muda mudah kehilangan bola dan serangannya mudah dipatahkan pemain lawan.
Beruntung rapatnya pertahanan belakang Indonesia mampu meredam serangan yang bertubi-tubi selama 90+5 menit di waktu normal.
Namun, di awal pertandingan extra time babak pertama, tepatnya menit ke-2 para pemain belakang Timnas Indonesia kehilangan konsentrasi. Berawal dari tendangan penjuru di sebelah kanan gawang Ernando yang gagal diantisipasi Dewangga dan bola jatuh di kaki pemain Uzbek dengan sekali kontrol dan langsung lakukan tendangan berhasil menjebol gawang Indonesia.
Unggul 1-0, para pemain Uzbekistan terus meningkatkan serangan ke gawang Indonesia dengan umpan bola daerah ke kotak pinalti beruntung penampilan penjaga gawang, Ernando Ari Sutaryadi cukup bagus, sehingga gol tidak berubah hingga usai babak pertama tambahan waktu.
Pada menit ke 109 tim Garuda mampu mencetak gol melalui tendangan bebas Rizki Ridho yang diteruskan Ramadhan Sananta dengan sundulan. Namun gol penyama kedudukan itu dianulir wasit, karena Dewangga dianggap telah dalam posisi of side.
Protes dilakukan Indonesia, namun wasit tak mengubah keputusan sehingga keunggulan Uzbekistan tetap terjaga.
Indonesia harus bermain dengan 10 orang karena Hugo Samir mendapat kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran kepada salah satu pemain Uzbekistan.
Baca Juga: Ramalan Denny Darko Terbukti? Fuji Sebut Tak Mau Jadi Bahan Gosip Buat Dapatkan Endorse
Pada detik akhir waktu normal babak kedua perpanjangan waktu Esanov kembali membobol gawang Indonesia sehingga Uzbekistan unggul 2-0. (*).