SUARA GARUT- Sempat diragukan, keberadaan Bojan Hodak sebagai arsitek Skuad Persib Bandung kini benar-benar membuat 'Maung Bandung' mengaum.
Bahkan, kini para Bobotoh tak ragu-ragu lagi terhadap pelatih berpaspor Kroasia itu untuk membawa Persib ke tangga juara Liga 1 2023/2024.
Harapan para fans Persib tentunya bukan hal yang mustahil. Terlebih berkat racikan coach Bojan Hodak, berhasil menjauh dari zona degradasi, bahkan merangsek hingga papan atas klasemen sementara Liga1.
Berkat penampilan impresif sejak ditangani Hodak, kini Persib nangkring di peringkat 3 klasemen sementara Liga 1 dengan torehan 24 poin dari 14 laga.
Tercatat, Persib Bandung berhasil menang 6 kali, 6 kali imbang, dan hanya 2 kali kalah.
Koleksi poin yang dimilik Persib kini hanya terpaut 4 angka saja dengan Borneo FC sebagai pemuncak klasemen dan tiga angka dengan Madura United yang bertengger di posisi kedua.
Sejauh ini, sejak kompetisi Liga1 musim 2023/2024 bergulir, posisi ini merupakan posisi terbaik Persib.
Diketahui, saat masih ditangani Luis Milla performa Persib pada awal musim ini memang terseok-seok. Hingga pekan ketiga, klub legendaris ini hanya berada di posisi ke-14.
Kemudian, kepergian Luis Milla membuat Persib terlihat semakin tertatih. Bahkan, di pekan keempat Persib takluk dari PSM Makassar.
Baca Juga: Ini Sejarah RSUD dr. Slamet Garut, Berawal dari Wabah Penyakit Pes di "Tatar Garoet"
Lantas, kekalahan tersebut membuat 'Maung Bandung' terjerembab ke posisi 16 klasemen yang merupakan zona degradasi.
Ditengah kondisi klub yang tengah terpuruk, akhirnya nanajemen Persib mengumumkan nama Bojan Hodak sebagai pelatih anyar Persib pengganti Luis Milla menjelang laga tandang melawan Persik Kediri.
Bojan Hodak pun hadir saat Persib menang atas Persik, meski hanya menyaksikan tim yang akan ditanganinya di tribun penonton.
Akhirnya, Bojan Hodak memulai debutnya bersama Persib saat menjamu Bali United pada pekan keenam.
Pertandingan berakhir imbang tanpa gol. Setelah itu, lalu Persib kalah 1-2 dari Persis Solo, dan kemudian bermain imbang 1-1 kontra Barito Putera.
Bahkan, pada pekan ke-7 dan 8 ini Persib kembali terjatuh ke zona degradasi, di posisi ke-16.