Penghormatan khusus ditujukan kepada legenda sepak bola dunia Pele yang meninggal dunia pada usia 84 tahun, Jumat 30 Desember 2022.
Salah satu penghormatan khusus datang dari badan antariksa Amerika Serikat, NASA. Lewat unggahan akun Instagram resmi NASA, mereka memberikan penghormatan terakhir untuk Pele lewat foto unik galaksi.
Dalam foto yang diunggah akun NASA, muncul fenomena unik di luar angkasa pasca wafatnya Pele. Di foto tersebut, terlihat gambar galaksi yang berbentuk spiral di sculptor yang tunjukkan warna bendera Brasil, hijau dan kuning.
Untuk informasi, sculptor merupakan rasi bintang yang kecil dan redup di belahan langit selatan. Sementara galaksi ialah sistem yang mengingkat gaya gravitasi dan terdiri dari bintang , gas dan debu medium antar bintang.
"Kami menandai meninggalnya Pele yang legendaris, yang dikenal banyak orang sebagai raja permainan yang indah. Gambar galaksi sprial di konstelasi Sculptor ini menunjukkan warna Brasil," tulis unggahan NASA.
"Gambar galaksi sprila dengan lengan spiral yang dihiasi bintang biru dengan intensitas berbeda. Ini galaksi paling terang dan bintang tampak kuning kehijauan."
Foto fenomena galaksi itu sendiri diambil oleh satelit Galaxy Evolution Explorer atau Galex.
Sebelumnya pada Kamis 29 Desember 2022, pesawat ruang angkasa Orion NASA meninggalkan orbit bulan dan memulai perjalanan kembali ke bumi.
Pada momen akan kembali ke bumi ini, pesawat Orion milik NASA menangkap momen fenomena galaksi tersebut.
Baca Juga: Pele Jadi Alasan Eber Bessa Kenakan Nomor Punggung 10 di Bali United
Pele meninggal dunia, Jumat (30/12/2022) dini hari.
Sebelumnya, kondisi kesehatan legenda sepak bola Brasil, Pele, dikabarkan terus menurun, dan putra putri serta kerabat dikabarkan telah berkumpul di Rumah Sakit Albert Einstein di Sao Paulo, Brasil.
Sosok yang wafat di usia 82 tahun itu dirawat sejak 29 November karena infeksi pernapasan dan evaluasi ulang pengobatan kemoterapi pada kanker usus besar, yang diidentifikasi pada September 2021.