Pelatih Shin Tae-yong ungkap kekecewaan mendalam pasca Timnas Indonesia hanya mampu mencetak 12 gol selama pertandingan fase grup Piala AFF 2022. Torehan 12 gol membuat Indonesia hanya menjadi runner up grup A.
Meski lolos ke babak semifinal, Timnas Indonesia diyakini cukup sulit untuk bisa terus melaju sampai partai puncak Piala AFF 2022. Hal ini lantaran, pasukan Merah Putih berpotensi menghadapi Vietnam yang bakal jadi juara grup B.
Pada pertandingan terakhir fase grup A melawan Filipina, Timnas Indonesia hanya menang tipis 2-1. Padahal secara statistik, pasuka Garuda melepaskan 16 tembakan ke arah gawang.
"Dari pertandingan melawan Kamboja, kami melewatkan banyak peluang emas. Saya menekankan bahwa saya harus mempertegas para pemain di setiap pertandingan, tetapi hari ini kami kembali melewatkan peluang sempurna untuk mencetak gol," ucap Shin seperti dilansir dari Donga.
"Saya merasa tidak baik saat ini dan saya pikir kita harus bisa merenung,"
Faktanya, lini depan Timnas Indonesia di Piala AFF tahun ini memang tumpul dibanding saat Piala AFF 2020. Indonesia yang berada satu grup dengan Vietnam saat itu mampu menjadi juara grup B dengan mengoleksi 13 gol.
Namun yang menarik, jika di Piala AFF 2020, gawang Timnas Indonesia dibobol sebanyak 4 kali, 2 dari Kamboja dan satu masing-masing dari pemain Malaysia serta Laos.
Sedangkan di tahun ini, Timnas Indonesia sepanjang fase grup hanya kebobolan 3 gol.
Lantas apakah pemain depan Timnas Indonesia di tahun ini lebih tumpul dibanding skuat tahun 2020?
Baca Juga: 'Semua Pertandingan Mengecewakan!' Kemarahan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia Cuma Cetak 12 Gol
Di Piala AFF 2022, striker Irfan Jaya di akhir turnamen menjadi top skor Indonesia dengan mengemas 3 gol. Selain Irfan yang menjadi striker, Egy Maulana Vikri dan Ezra Walian saat itu juga sama-sama mengoleksi 2 gol.
Dari striker yang dibawa Shin Tae-yong pada Piala AFF 2020 hanya dua orang tak bisa cetak gol sepanjang turnamen yakni Kushedya Hari Yudo dan Hanis Saghara Putra.
Sementara di tahun ini, Shin Tae-yong membawa 7 striker, hanya Muhammad Rafli yang belum memberikan kontribusi maksimal di laga fase grup.
Bomber Dendy Sulistyawan dan Egy Maulana Vikri saat ini untuk sementara masih menjadi top skor sementara timnas Indonesia dengan koleksi 2 gol. Bukan tidak mungkin, torehan keduanya bisa bertambah. Selain Dendy dan Egy, gelandang Marc Klok pun sudah mengoleksi 2 gol.
Fakta juga menunjukkan bahwa agresifitas Timnas Indonesia di Piala AFF 2022 masih lebih baik dibanding dengan fase grup Piala AFF 2018, 2016 dan 2014.