Seribu Hari Pertama Kehidupan, Masa Paling Krusial bagi Anak

admin, Ririn Indriani

Selasa, 25 Februari 2014 | 19:54 WIB
Seribu Hari Pertama Kehidupan, Masa Paling Krusial bagi Anak
Diskusi "New Perspective on Toddler Nutrition" di Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas FKUI, Jakarta, Selasa (25/2/2014).

Suara.com - Periode 1.000 hari pertama kehidupan adalah masa yang paling krusial bagi anak, yakni terhitung sejak 270 hari selama dalam kandungan ibu, hingga 730 hari setelah anak lahir.

Dokter spesialis anak tumbuh kembang FKUI, Dr. dr. Hartono Gunardi SpA (K) mengatakan, periode ini amat penting karena pada masa tersebut otak mengalami tumbuh kembang dengan pesat.

Oleh karena itu, lanjut dia, agar anak dapat tumbuh dan berkembang optimal, maka semua kebutuhan dasarnya harus dipenuhi antara lain asupan nutrisi, kasih sayang, stimulasi, imunisasi, serta memastikan kebersihan.

"Kebutuhan yang tidak terpenuhi dalam periode ini akan menimbulkan dampak yang bersifat permanen dan tidak dapat dikoreksi," jelas Hartono saat ditemui di acara diskusi bertajuk "New Perspective on Toddler Nutrition," di Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas FKUI, Jakarta, Selasa (25/2/2014).

Dampak tersebut, tambah dia, tidak hanya pada pertumbuhan fisik, tetapi juga pada perkembangan mental, kecerdasan, dan perilaku anak. Itulah sebabnya periode ini oleh para ahli kesehatan disebut sebagai window of opportunity dan diformulasikan sebagai konsep 1.000 hari pertama oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak pada 1.000 hari pertama kehidupannya itu, lanjut Hartono, maka ibu perlu memperhatikan asupan makanannya.

Berbicara soal asupan makanan, maka makanan terbaik untuk anak setelah lahir adalah Air Susu Ibu (ASI) yang diberikan secara eksklusif. "Ini merupakan makanan terbaik bagi anak dari usia 0-6 bulan," jelas pakar gizi medik FKUI, Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc.

Seperti diketahui, ASI mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan anak seperti energi, protein, lemak, vitamin dan mineral, serta komponen probiotik untuk kesehatan saluran cerna. Namun saat menginjak usia enam bulan, lanjut dokter yang akrab disapa Tati ini, anak dapat diperkenalkan makanan pendamping ASI. Sedangkan sejak usia satu tahun, anak dapat diberikan makanan padat dan susu pertumbuhan.

"Makanan padat misalnya nasi, sayur, buah, ikan, daging dan masih banyak lagi. Semua makanan itu sangat dibutuhkan anak agar perkembangan tubuhnya optimal," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tips Mengatasi Anak Tak Suka Makan Sayur

Tips Mengatasi Anak Tak Suka Makan Sayur

Lifestyle | Selasa, 25 Februari 2014 | 16:31 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×