Studi: Eksim Bisa Kurangi Risiko Kanker Kulit

Ririn Indriani

Kamis, 08 Mei 2014 | 06:00 WIB
Studi: Eksim Bisa Kurangi Risiko Kanker Kulit
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan kulit. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Anda yang menderita eksim kini tak perlu berkecil hati lagi, karena penyakit alergi kulit ini ternyata memiliki sisi baik yaitu, dapat mengurangi risiko terkena kanker kulit. Benar kah?

Sebuah studi terkini menemukan bahwa respon kekebalan tubuh yang dipicu oleh eksim dapat membantu mencegah pembentukan tumor dengan mengikis sel yang berpotensi menjadi kanker kulit.

"Kami sangat senang karena berhasil menetapkan hubungan yang jelas antara kerentanan kanker dan kondisi kulit alergi pada model eksperimental kami. Ini berarti bahwa memodifikasi sistem kekebalan tubuh merupakan strategi penting dalam mengobati kanker," kata Profesor Fiona Watt, Direktur Centre for Stem Sel dan Regenerative Medicine di King College, London, Inggris, seperti dilansir dari Zeenews.

Sekadar diketahui, eksim merupakan peradangan hebat yang menyebabkan pembentukan lepuh atau gelembung kecil (vesikel) pada kulit hingga akhirnya pecah dan mengeluarkan cairan.

Istilah eksim juga digunakan untuk sekelompok kondisi yang menyebabkan perubahan pola pada kulit dan menimbulkan perubahan spesifik di bagian permukaan.

Selama studi, para peneliti membandingkan efek  kanker yang disebabkan oleh bahan kimia pada tikus normal dan tikus yang dikondisikan mengalami cacat atau perubahan pada kulitnya (eksim).

Jumlah tumor jinak per tikus adalah enam kali lebih rendah pada tikus yang mengalami eksim daripada tikus normal.

Hasil studi menunjukkan bahwa tikus yang mengalami cacat kulit pada bagian epidermis terlindungi dari rekayasa genetika yang mengarah pada pembentukan tumor jinak.

Para peneliti menemukan bahwa kedua jenis tikus tersebut sama-sama rentan mengalami kanker.

Namun, reaksi peradangan berlebihan pada tikus yang mengalami alergi kulit menyebabkan terjadinya peningkatan pengikisan sel yang berpotensi menjadi kanker kulit. Inilah yang menjadi alasan mengapa tikus yang mengalami eksim justru terhindar dari kanker kulit.

"Saya berharap penelitian kami memberikan sedikit kabar gembira untuk penderita eksim bahwa kondisi kulit yang tidak nyaman ini sebenarnya bisa bermanfaat dalam beberapa situasi," tambah Watt .

Mike Turner, Kepala infeksi dan immunobiologi di Wellcome Trust mengatakan, temuannya itu diharapkan membuka jalan baru untuk eksplorasi lebih jauh sambil memberikan beberapa kenyamanan bagi mereka yang menderita eksim.

Penelitian tersebut merupakan studi pertama yang menunjukkan bahwa eksim benar-benar bisa melindungi dari kanker kulit. Hasil studi ini telah diterbitkan dalam jurnal eLife.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Kekurangan Vitamin D Tingkatkan Risiko Kanker Prostat

Studi: Kekurangan Vitamin D Tingkatkan Risiko Kanker Prostat

Lifestyle | Kamis, 01 Mei 2014 | 17:58 WIB

5 Rempah Untuk 'Melawan' Kanker

5 Rempah Untuk 'Melawan' Kanker

Health | Kamis, 01 Mei 2014 | 15:35 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×