Ini Waktu Terbaik Menikmati Secangkir Kopi

Ririn Indriani | Suara.com

Rabu, 15 Oktober 2014 | 07:00 WIB
Ini Waktu Terbaik Menikmati Secangkir Kopi
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Apakah Anda seorang penggila kopi? Jam berapa biasanya Anda menyeruput secangkir kopi?

Ternyata sebuah penelitian menunjukkan bahwa waktu terbaik menyeruput secangkir kopi justru pada pukul 09.30-11.30 siang.

Hasil penelitian dari para ilmuwan menunjukkan bahwa pada jam tersebut kafein akan berinteraksi dengan hormon kunci yang disebut kortisol.

Kortisol adalah hormon yang membantu mengatur jam internal tubuh dan menyebabkan orang merasa terjaga.

Steven Miller, neurosaintis dari Uniformed Services University of the Health Sciences, Maryland, menyarankan jika seseorang ingin mendapat efek maksimum dari kopi, lebih baik dia tidak menyeruputnya di awal pagi. Ini dikarenakan pengaruh kopi paling efektif terjadi jika diminum antara pukul 09.30-11.30 siang, saat kadar hormon kortisol sedang rendah.

Sebaliknya menurut dia, orang yang menyeruput kopi saat kadar kortisol sedang tinggi--sekitar pukul 08.00-09.00 pagi -- justru akan menyebabkan tubuh memberi sinyal toleransi pada kandungan kafein.

Diketahui, antara kortisol dan kafein memang saling berinteraksi satu sama lain. Kortisol berperan dalam mengontrol jam tubuh dan menyebabkan orang merasa terjaga.

“Dengan kata lain, secangkir kopi yang diminum di pagi hari pada saat tubuh belum membutuhkannya, tidak akan efektif. Ini mengapa Anda merasa harus terus menambah secangkir kopi kembali,” jelas Miller.

Lebih lanjut, menurut Steven, selain pukul 8 hingga 9 pagi, ada beberapa waktu lain di mana kadar kortisol kembali naik, yaitu sekitar pukul 13.00 siang dan 17.30-18.30 sore.

Cegah Penyakit Liver
Meski demikian, waktu yang tepat untuk minum secangkir kopi sebenarnya berbeda-beda pada setiap orang. Sebagai contoh, orang yang bangun lebih awal kadar kortisolnya bisa turun lebih awal dibanding orang yang bangun kesiangan. Tergantung siklus kortisol dalam tubuh mereka dan waktu bangun tidur setiap orang.

Namun, kopi tak hanya bisa membuat orang terjaga, tapi juga bermanfaat untuk kesehatan. Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Hepatology, menyeruput secangkir kopi atau the di pagi hari bisa menghindari Anda dari penyakit liver.

Peneliti menggunakan sampel sel tikus untuk memeriksa efek kafein pada non-alcoholic fatty livers (NAFLD).

Konsumsi kafein mampu merangsang metabolisme lipid pada sel-sel hati yang menurunkan lemak pada hati tikus. Temuan ini dapat diterapkan pada manusia jika mereka mengonsumsi empat cangkir kopi atau teh dalam sehari untuk melindungi terhadap perkembangan NAFLD, terutama mereka yang cenderung memiliki pola makan tinggi terhadap lemak.

Menurut survei National Coffee Association's 2013, 83 persen orang dewasa di AS mengonsumsi rata-rata tiga cangkir kopi setiap hari. AS tetap menjadi konsumen terbesar di dunia dalam mengonsumsi kopi. (Medical Daily)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lomba Meracik Kopi Ramaikan "Indonesia Coffee Festival 2014"

Lomba Meracik Kopi Ramaikan "Indonesia Coffee Festival 2014"

Lifestyle | Selasa, 14 Oktober 2014 | 12:13 WIB

Studi: Kopi Bisa Mencegah Perkembangan Kanker Hati

Studi: Kopi Bisa Mencegah Perkembangan Kanker Hati

Health | Selasa, 14 Oktober 2014 | 11:25 WIB

Mari Berburu Kopi Terbaik di "Indonesia Coffee Festival"

Mari Berburu Kopi Terbaik di "Indonesia Coffee Festival"

Lifestyle | Senin, 13 Oktober 2014 | 10:51 WIB

Minum Kopi Tak Pengaruhi Nafsu Makan

Minum Kopi Tak Pengaruhi Nafsu Makan

Health | Kamis, 02 Oktober 2014 | 18:30 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB