Tentang Kemoterapi dan Herbal untuk Kanker

Ririn Indriani | Suara.com

Kamis, 11 Februari 2016 | 15:57 WIB
Tentang Kemoterapi dan Herbal untuk Kanker
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Tanya:

Selamat sore Dokter,
Salam kenal. Dok, adakah cara untuk mencegah kerontokan rambut setelah kemoterapi? Atau ada obat lainkah, Dok? Saat ini, saya mengonsumsi rebusan daun sirsak untuk menghilangkan kanker darah saya. Apakah daun sirsak juga membuat rambut saya rontok? Mohon solusinya, Dok. Terima kasih.

Fitri

Jawab:

Selamat sore Saudari Fitri,
Kerontokan rambut pascakemoterapi terjadi karena efek samping yang kuat dari kemoterapi yang bertujuan membunuh sel-sel tubuh yang cepat berkembang seperti sel tumor. Selain sel tumor, ada juga sel-sel normal yang tumbuh cepat seperti folikel rambut, kulit, mukosa pencernaan, dan sebagainya sehingga sel-sel ini pun terkena dampak dari kemoterapi.

Inilah yang menyebabkan mengapa terjadi kerontokan rambut pada pasien yang menjalani kemoterapi. Namun efek samping ini sudah diteliti secara mendalam terkait dosis dan waktu pemberiannya, sehingga benefit yang didapatkan (kesembuhan) lebih tinggi daripada efek sampingnya.

Tak hanya itu, saat ini sedang diteliti pula  bagaimana cara membunuh sel tumor tanpa membunuh sel normal dalam tubuh? Apakah herbal solusinya? Memang pada beberapa penelitian dasar (yang tidak melibatkan manusia sebagai subjek penelitian), ada beberapa yang menunjukkan hasil tersebut. Namun, hal ini masih menjadi perdebatan, terkait beberapa hal:

1. Tidak semua substansi dalam herbal memiliki manfaat. Karena di dalam satu produk herbal (seperti ekstrak daun sirsak, kulit manggis, sarang semut, buah merah), masih mengandung ratusan bahkan ribuan jenis substansi dalam berbagai tingkat kadar bahkan kebanyakan di antara tidak memiliki manfaat atau justru berbahaya.

Untuk itu, mono substansi (seperti dalam obat atau kemoterapi), dipercaya lebih bermanfaat dan dapat diperhitungkan dosisnya dibandingkan dengan herbal.

2. Tidak semua produk herbal mengandung kadar yang sama, tergantung jenis tanah dan mineral dimana tanaman tersebut ditanam serta waktu pemanenan. Beberapa tempat seperti di Tawangmangu memang telah menerapkan standarisasi penanaman herbal oleh Kemenkes RI, tetapi itupun masih terjadi perbedaan kandungan.

3. Ada kemungkinan interaksi antarsubstansi herbal ataupun kemoterapi jika digunakan bersamaan, efeknya dapat meningkatkan atau justru melemahkan dosis. Untuk itu, jika Anda sedang menggunakan herbal bersamaan dengan kemoterapi, diharapkan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Ada beberapa center Rumah Sakit telah menyediakan poliklinik herbal (obat tradisional) yang diakui Kemenkes dan BPOM seperti RSUD Dr Soetomo Surabaya, Klinik Hortus Mediscus Tawangmangu, dan RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, tapi terapi herbal menjadi pilihan terapi komplementer (alternatif) pada pasien-pasien kanker yang sudah melakukan berbagai jenis radioterapi dan kemoterapi, tapi belum merasakan perubahan yang signifikan.

Sulitnya penyembuhan kanker menyebabkan banyaknya berkembang terapi-terapi alternatif yang ilegal dan tidak terdaftar dalam BPOM. Untuk itu, jangan takut untuk berkonsultasi dengan dokter dan tetap telaten dalam mengupayakan kesembuhan yang terbaik.

Bukankah tujuan utamanya adalah sembuh total dari sel kanker? Sehingga upaya-upaya penyembuhan efek samping bisa menjadi pilihan selanjutnya.

Terima kasih banyak, mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan.

Dijawab oleh dr. Jonathan Hasian
Sumber: www.meetdoctor.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minum Es Saat Haid Bisa Sebabkan Kista, Benarkah?

Minum Es Saat Haid Bisa Sebabkan Kista, Benarkah?

Health | Rabu, 10 Februari 2016 | 21:17 WIB

Cara Tepat Mengatasi Nyeri pada Telinga

Cara Tepat Mengatasi Nyeri pada Telinga

Health | Rabu, 10 Februari 2016 | 15:31 WIB

Tentang Darah yang Keluar saat Bercinta

Tentang Darah yang Keluar saat Bercinta

Health | Selasa, 09 Februari 2016 | 21:40 WIB

Telat Haid 4 Hari, Hamilkah?

Telat Haid 4 Hari, Hamilkah?

Health | Selasa, 09 Februari 2016 | 13:26 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB