Cara Aman Atasi Sakit Gigi pada Ibu Hamil

Ririn Indriani

Selasa, 15 Maret 2016 | 19:09 WIB
Cara Aman Atasi Sakit Gigi pada Ibu Hamil
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Tanya:


Selamat malam Dokter,
Saya baru hamil usia 7 minggu dan sekarang gigi geraham terasa sakit dan berdarah jika tersenggol. Obat apa yang cocok untuk meredakan sakitnya, Dok? Terima kasih.

Mina

Jawab:

Halo, selamat malam Saudari Mina,
Perempuan hamil memang lebih rentan terhadap sakit gigi dan masalah peradangan pada gusi. Hal ini dipengaruhi oleh hormon kehamilan yang membuat gusi menjadi lebih sensitif.

Obat yang aman untuk ibu hamil adalah obat yang tidak menimbulkan efek samping buruk terhadap kandungan dan janin yang dikandungnya. Hal ini sangat penting karena meskipun begitu banyak jenis obat penghilang rasa sakit, namun kebanyakan tidak direkomendasikan untuk ibu hamil.

Oleh sebab itu, secara umum, para ahli merekomendasikan untuk sebisa mungkin membatasi penggunaan obat selama kehamilan.

Berikut beberapa cara aman yang dapat membantu meredakan sakit gigi pada ibu hamil.

1. Berkumur dengan air hangat yang telah ditambahkan garam dapur didalamnya. Gunakan larutan ini untuk berkumur setidaknya selama 1 menit dan dapat diulang 3-4 kali per hari sekitar 30 menit setelah makan. Selain dapat meringankan sakit gigi, berkumur juga dapat membantu membersihkan partikel atau sisa makanan yang menempel pada gigi dan gusi.
 
2. Pemijatan dan kompres dingin pada daerah pipi tepat di sisi luar gigi yang sakit. Untuk melakukannya bisa menggunakan es batu yang dilapisi kain atau menggunakan handuk bersih yang dicelupkan pada air es. Suhu dingin dapat membantu meringankan rasa sakit.

3. Menempelkan kantung teh hangat pada gusi yang nyeri, bengkak atau berdarah.

4. Penggunaan obat oles yang mengandung benzodiazepine dan minyak cengkeh pada jaringan gigi dan gusi akan membuatnya meresap langsung sehingga dapat dengan cepat meredakan rasa nyeri. Namun hal ini tidak disarankan untuk sering digunakan karena penggunaan minyak cengkeh yang dioleskan ke gusi terlalu sering justru berisiko merusak gusi dan gigi

5. Cara terakhir untuk menghilangkan rasa nyeri jika cara lain tidak berhasil adalah dengan meminum obat. Sejauh ini, obat pereda nyeri yang paling aman untuk ibu hamil adalah parasetamol. Selain menurunkan demam, obat ini juga bisa digunakan sebagai pereda nyeri.

Namun walaupun disebut sebagai obat yang paling aman, beberapa penelitian menyebutkan bahwa penggunaan obat ini selama kehamilan dapat meningkatkan risiko timbulnya penyakit asma dan tingkah laku yang sangat aktif pada anak. Oleh sebab itu sebaiknya tidak menggunakan obat ini dalam dosis besar atau dalam kurun waktu yang lama.

Jika melihat keadaan gigi Anda yang sudah goyang, hal ini tentu memerlukan perawatan lebih dari sekedar penghilang rasa sakit saja. Oleh sebab itu, disarankan Anda memeriksakan diri ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Terima kasih, semoga bermanfaat.


Dijawab oleh dr. Anita
Sumber: www.meetdoctor.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketahui Penyebab Sakit Pinggang

Ketahui Penyebab Sakit Pinggang

Health | Selasa, 15 Maret 2016 | 12:55 WIB

Bisakah Meningitis Disembuhkan?

Bisakah Meningitis Disembuhkan?

Health | Senin, 14 Maret 2016 | 19:10 WIB

Penyebab Nyeri Perut Usai Beraktivitas

Penyebab Nyeri Perut Usai Beraktivitas

Health | Senin, 14 Maret 2016 | 13:46 WIB

Batuk Bisa Sebabkan Sakit Kepala

Batuk Bisa Sebabkan Sakit Kepala

Health | Kamis, 10 Maret 2016 | 12:49 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×