Ini Dua Strategi Penanganan KLB Difteri dari IDAI

Ririn Indriani, Risna Halidi

Selasa, 19 Desember 2017 | 05:24 WIB
Ini Dua Strategi Penanganan KLB Difteri dari IDAI
Konferensi pers menyikapi kejadian luar biasa difteri di Kantor Pengurus Besar IDI, Jakarta Pusat, Senin, (18/12/2017). (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Menghadapi kejadian luar biasa difteri yang tengah terjadi di Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama  Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), memberi masukkan mengenai dua strategi besar untuk menghentikan penyebaran penyakit difteri.

Hal tersebut dipaparkan oleh Sekretaris Satgas Imunisasi IDAI, Dr.dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi dalam acara konferensi pers menyikapi kejadian luar biasa difteri di Kantor Pengurus Besar IDI, Jakarta Pusat, Senin, (18/12/2017).

"Sebagian besar anak yang di rawat di rumah sakit dan kemudian meninggal, 3/4 tidak pernah diimunisasi difteri," katanya.

Bukan hanya tidak pernah diimunisasi, Soejatmiko juga menyinggung orang-orang yang tidak melakukan imunisasi lengkap atau bahkan merasa pernah imunisasi difteri, padahal tidak.

Bisa dikatakan lengkap, lanjut dia, bila seorang anak sudah melakukan empat kali imunisasi DPT saat usia 2 tahun, lima kali DPT sampai usia 5 tahun dan delapan kali imunisasi DPt hingga usia sekolah.

Secara umum, anak usia sekolah di Indonesia baru mendapatkan imunisasi DPT hanya tiga sampai empat kali saja. Itu juga sebabnya, kata Soejatmiko, mengapa difteri banyak menyerang anak usia sekolah.

Lewat Ikatan Dokter Anak Indonesia, Soejatmiko memberikan dua strategi untuk memutus mata rantai kejadian luar biasa difteri.

Pertama, kata Soejatmiko, pentingnya penanganan pertama pada pasien difteri. "Yang sudah sakit atau dicurigai sakit difteri segera maksukkan, diobati, atau diisolasi di rumah sakit. Tidak perlu ditengok, doakan saja dari jauh. Dan tenaga kesehatan yang menangani kasus itu mendapat pencegahan lewat imunisasi," katanya.

Soejatmiko juga mengimbau orangtua untuk mau memonitor tenggorokan anak apabila ada selaput putih tebal dan segera membawa anak ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kedua, mendukung program Outbreak Response Immunization atau ORI sebagai upaya penanggulangan kejadian luar biasa difteri. "Kalau ada siapa saja yang ingin menghalang-halangi ORI, yang mengatakan bahwa ORI masih dipertanyakan, ini sudah instruksi. Tidak ada lagi diskusi di sini. Ini satu-satunya solusi," tambah Ketua PP IDAI, Aman Pulungan dalam kesempatan yang sama.

Hingga saat ini, difteri telah membunuh 40 anak Indonesia dan menjangkiti 600 anak-anak lainnya. Difteri sendiri sudah menyebar di 142 kota dan kabupaten dari 28 provinsi di Indonesia.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Akan Terapkan Imunisasi Difteri untuk Dewasa

Indonesia Akan Terapkan Imunisasi Difteri untuk Dewasa

Health | Senin, 11 Desember 2017 | 16:15 WIB

Menkes Nila Sayangkan Orangtua yang Antivaksin

Menkes Nila Sayangkan Orangtua yang Antivaksin

Health | Senin, 11 Desember 2017 | 14:58 WIB

22 dari 33 Pasien Difteri yang Dirawat di RS Ini Balita

22 dari 33 Pasien Difteri yang Dirawat di RS Ini Balita

Health | Senin, 11 Desember 2017 | 14:06 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×