Jangan Menahan Bersin Agar Terhindar dari Risiko Fatal Ini!

Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 12 Maret 2018 | 08:16 WIB
Jangan Menahan Bersin Agar Terhindar dari Risiko Fatal Ini!
Ilustrasi seorang perempuan sedang bersin. (Shutterstock)

Suara.com - Situasi dan kondisi tertentu mungkin pernah membuat Anda terpaksa menahan bersin meski sudah di ujung tanduk. Misalnya di tengah rapat penting bersama klien atau ketika sedang khusyuk di rumah ibadah.

Eits, tunggu dulu. Walaupun Anda mungkin berusaha menjaga kesopanan di depan orang lain, kebiasaan menahan bersin justru bisa membahayakan kesehatan Anda, lho! Tak percaya, simak ulasan dari pakar kesehatan dikutip dari Hello Sehat.

Kenapa Kita Bersin?
Bersin adalah refleks pertahanan diri untuk mengeluarkan benda asing (debu, serangga, serbuk cabe atau merica, serbuk sari bunga,lintingan serat kain, dan sebagainya) yang kita hirup lewat hidung agar tidak terlanjur masuk ke dalam tubuh dan mengganggu pernapasan Anda. Meski terdengar sederhana, proses ini ternyata cukup kompleks.

Saat partikel asing itu masuk melewati rongga hidung dan hinggap di bulu-bulu hidung, sel-sel saraf akan menyampaikan sinyal “serangan” ke otak.

Kemudian otak akan memerintahkan sistem imun tubuh untuk cepat-cepat memproduksi histamin untuk membuat hidung terasa gatal tergelitik sembari mengirimkan sinyal ke otot-otot di tenggorokan, dan paru-paru untuk mengeluarkan udara melalui tenggorokan. Tekanan udara yang keluar itulah yang disebut bersin.

Menurut Erich Voigt, M.D., seorang profesor klinis dari departemen THT di NYU Langone Health, bersin yang terlalu kuat juga dapat membuat ingus keluar bersamaan dengan partikel pengganggu yang ada di hidung.

Bahaya Menahan Bersin untuk Kesehatan
Bersin berfungsi untuk mengeluarkan udara bertekanan tinggi dari paru-paru agar saluran udara tetap terbuka dan tidak tersumbat dengan partikel asing yang masuk tersebut.

Menahan bersin dapat membuat tekanan yang seharusnya keluar kembali masuk lewat rongga sinus dan terperangkap dalam tubuh, masuk ke kepala dan rongga dada. Menahan bersin dapat menyebabkan peningkatan tekanan dalam tubuh hingga 5 kali lipat sampai berisiko merusak organ tubuh.

Tekanan udara yang terperangkap dapat kembali naik ke saluran telinga dalam dan bisa menyebabkan gendang telinga pecah.

Menurut Ahmad R. Sedaghat, MD, Ph.D., seorang asisten profesor departemen THT di Harvard Medical School, menahan bersin bahkan bisa memecahkan struktur telinga bagian dalam yang menyebabkan gangguan pendengaran permanen.

Menurut sebuah studi yang diterbitkan di British Medical Journal, seorang lelaki berusia 34 tahun di Inggris mencoba untuk menahan bersin dengan menutup mulut dan memencet hidungnya.

Akibatnya, dia merasakan sensasi aneh di tenggorokan, lehernya membengkak, hingga mengeluh kesulitan menelan dan berbicara. Bahkan, lelaki tersebut hanya bisa menerima makanan dengan tabung nasogastrik.

Dalam kasus yang jarang terjadi, menahan bersin bisa menyebabkan aneurisma pecah. Aneurisma adalah penggelembungan di dinding pembuluh arteri (pembuluh yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh).

Aneurisma yang membesar bisa pecah kapan saja dan menyebabkan perdarahan, bahkan kematian.

Yang Harus Dilakukan Ketika Bersin
Menahan bersin yang dilakukan oleh orang normal saja begitu membahayakan, terlebih bila dilakukan oleh orang-orang yang memiliki riwayat masalah kesehatan sebelumnya. Contohnya orang dengan pembuluh darah abnormal, riwayat operasi sinus, mengalami cedera di kepala, leher, atau dada.

Orang-orang tersebut akan lebih berisiko mengalami pembuluh darah pecah saat mencoba menahan bersin.

Pernah mengalami ingin bersin tapi berhenti tiba-tiba? Tenang, Anda bisa merangsang saraf sensoris Anda dengan menekan daerah atas bibir tepat di bawah hidung atau menggosok hidung. Asalkan jangan terlalu keras, ya.

Jangan lupa untuk mengikuti aturan saat bersin dengan mengarahkan mulut ke lengan dalam atau lipatan siku, bukan menutup mulut dengan kedua telapak tangan.

Anda juga bisa menutup hidung dan mulut dengan tisu atau sapu tangan, kemudian segera buang di tempat sampah dan cuci tangan hingga bersih setelahnya untuk mencegah penularan penyakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bersin Sambil Membuka Mata Bisa Bikin Bola Mata Copot?

Bersin Sambil Membuka Mata Bisa Bikin Bola Mata Copot?

Tekno | Jum'at, 23 Desember 2016 | 21:41 WIB

Ini Penyebab Sering Bersin di Pagi Hari

Ini Penyebab Sering Bersin di Pagi Hari

Health | Kamis, 01 Desember 2016 | 10:06 WIB

Fakta Menarik Bersin yang Harus Anda Tahu!

Fakta Menarik Bersin yang Harus Anda Tahu!

Health | Rabu, 13 April 2016 | 08:03 WIB

Ini Risikonya Bila Menutup Hidung saat Bersin

Ini Risikonya Bila Menutup Hidung saat Bersin

Health | Sabtu, 09 April 2016 | 10:30 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB