RS Kanker Dharmais Akan Tingkatkan Fasilitas Onkologi Anak

Vania Rossa, Firsta Nodia

Selasa, 27 Maret 2018 | 09:46 WIB
RS Kanker Dharmais Akan Tingkatkan Fasilitas Onkologi Anak
Bantuan dana renovasi untuk RS Kanker Dharmais. (suara.com/Firsta Putri Nodia)

Suara.com - Sebagai rujukan untuk pelayanan kanker nasional, RS Kanker Dharmais berencana untuk memutakhirkan SDM dan fasilitasnya, khususnya di bidang onkologi anak. 

Prof. Dr. H. Abdul Kadir, Ph.D, Sp. THT – KL(K), MARS, Direktur Utama Rumah Sakit Kanker Dharmais menyatakan bahwa penyakit kanker memang menjadi salah satu prioritas pemerintah karena angka kematiannya yang cukup tinggi. Selain itu, laporan BPJS Kesehatan menyebut bahwa kanker adalah penyakit kedua yang paling banyak menyedot anggaran dana.

"Visi kami bukan hanya sekadar rujukan nasional, tapi bagaimana bisa setara dengan pusat kanker internasional yang ada di Singapura, Jepang, dan Korea. Kami juga berniat mengirim dokter dan perawat ke Belanda, khususnya di bidang onkologi anak untuk memutakhirkan pengetahuan dokter kami," ujar dr. Abdul Kadir pada temu media di RS Kanker Dharmais, Senin (27/3/2018).

Selain peningkatan di bidang SDM tenaga kesehatan, pasien kanker yang terus membludak juga membutuhkan ruangan perawatan yang nyaman dan fasilitas mutakhir untuk meningkatkan harapan hidupnya. Baru-baru ini, RS Kanker Dharmais mendapatkan bantuan dana sebesar Rp4,5 miliar dari Prudential Indonesia bekerjasama dengan Yayasan Onkologi Anak Indonesia.

Dana ini nantinya digunakan untuk membangun bangsal, area tunggu, ruang konsultasi, ruang perawatan, dan sejumlah fasilitas lainnya yang dikhususkan bagi remaja penderita kanker di RS Kanker Dharmais.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur Prudential Indonesia, Jens Reisch, donasi ini berasal dari setiap pembelian polis PRUsyariah di sepanjang 2017. Jens menyadari bahwa kanker merupakan penyakit yang membutuhkan dana besar. Untuk itu, pihaknya mencoba berbagi kebahagiaan lewat donasi PRUsyariah.

"Berdasarkan berbagai konferensi dunia, pasien remaja menjadi isu penting di seluruh dunia. Lalu, kami coba mengajukan ke Prudential untuk renovasi ruang rawat remaja," ujar Jens.

Rahmi Adi Putra Tahir selaku Ketua Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) mengatakan bahwa kerjasama yang dijalin dengan Prudential Indonesia sejak 2003 lalu telah menelurkan berbagai program seperti pemberian bantuan pengobatan, pembuatan bangsal, seminar pengenalan dini kanker pada anak, dan donasi mesin Apheresis ke tujuh rumah sakit di berbagai kota.

"Ke depannya, tentu kami berharap kontribusi yang dapat kami berikan bersama para donator bagi para pasien kanker di Indonesia bisa semakin besar lagi," tandas Rahmi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tingkat Kematian Anak Akibat Kanker Lebih Tinggi dari Dewasa

Tingkat Kematian Anak Akibat Kanker Lebih Tinggi dari Dewasa

Health | Sabtu, 17 Februari 2018 | 07:10 WIB

Yuk, Ajak Masyarakat Peduli Kanker pada Anak!

Yuk, Ajak Masyarakat Peduli Kanker pada Anak!

Press Release | Minggu, 24 Desember 2017 | 21:22 WIB

Cegah Kanker pada Anak, Orangtua Dirorong Deteksi Dini

Cegah Kanker pada Anak, Orangtua Dirorong Deteksi Dini

Health | Rabu, 01 Maret 2017 | 10:09 WIB

Terkini

Prabowo Kumpulkan Ahli Bahas Karhutla di Ratas, Bawa Agama dan Kurikulum Jadi Senjata Pencegahan

Prabowo Kumpulkan Ahli Bahas Karhutla di Ratas, Bawa Agama dan Kurikulum Jadi Senjata Pencegahan

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:06 WIB

Data Karhutla Kalsel Beda-Beda, BNPB Minta Semua Instansi Pakai Satu Data

Data Karhutla Kalsel Beda-Beda, BNPB Minta Semua Instansi Pakai Satu Data

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:02 WIB

Bos Geng Motor di Makassar Ditangkap Saat Asyik Live Tiktok

Bos Geng Motor di Makassar Ditangkap Saat Asyik Live Tiktok

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 12:01 WIB

Eks Anggota Polres Probolinggo Dijatuhi Vonis Mati, Begini Reaksi Atasan

Eks Anggota Polres Probolinggo Dijatuhi Vonis Mati, Begini Reaksi Atasan

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 12:01 WIB

Kultus Mi Instan: Mengurai Sejarah Politik Pangan Indonesia

Kultus Mi Instan: Mengurai Sejarah Politik Pangan Indonesia

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 12:00 WIB

Akses Jalan Padang-Solok Sudah Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang

Akses Jalan Padang-Solok Sudah Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 11:55 WIB

Skenario Harga Bitcoin Menuju US$ 95.000, Tembus Basis Momentum Ini

Skenario Harga Bitcoin Menuju US$ 95.000, Tembus Basis Momentum Ini

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:55 WIB

3 Skincare dengan Kandungan Benzoyl Peroxide, Ampuh Hempas Jerawat Remaja dan Dewasa

3 Skincare dengan Kandungan Benzoyl Peroxide, Ampuh Hempas Jerawat Remaja dan Dewasa

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 11:52 WIB

Desil Menentukan Bansos, Tapi Bagaimana Jika Datanya Keliru?

Desil Menentukan Bansos, Tapi Bagaimana Jika Datanya Keliru?

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:51 WIB

Lagi, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Pantai Mukomuko Bengkulu

Lagi, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Pantai Mukomuko Bengkulu

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:51 WIB

×