6 Cara Efektif Hadapi Anak Tantrum

Ade Indra Kusuma | Dinda Rachmawati | Suara.com

Senin, 06 Mei 2019 | 15:10 WIB
6 Cara Efektif Hadapi Anak Tantrum

Suara.com - Anak yang tantrum adalah salah satu bagian yang sering tak terhindarkan ketika Anda menjadi orangtua. Ketika mengalaminya, Anda mungkin akan sulit menaham emosi, bahkan ikut frustasi dengan tingkahnya. 

Lantas, apa yang harus dilakukan saat anak Anda tiba-tiba menangis, seakan tanpa tulang dan tergeletak menangis di lantai? Berikut enam hal yang bisa Anda coba menurut saran psikolog klinis, Rebecca Schrag Hershberg, PhD. dilansir dari Motherly. 

1. Hadir dan dengarkan

Strategi nomor satu yang disarankan adalah hadir. Dalam beberapa hal, ini terdengar sangat sederhana. Mungkin Anda pernah melihat orangtua menggunakan strategi ini untuk anaknya, di mana saat seorang anak mengamuk, berteriak, menangis dan mungkin menendang lantai, ada orangtua hanya duduk di sana bersama mereka.  

Seberapa sulitlah itu? Rebecca mengungkap, ternyata sangat sulit. Jadi, jika anak Anda tantrum, perhatikan apa yang terjadi dan dengarkan apa yang ingin dikatakan anak Anda.


2. Bersikap empatik.

Dorongan sebagai orangtua secara naluriah, dapat membuat tantrum berhenti. Dan jika tidak ada yang berfungsi untuk menenangkan anak kita, lakukan hal terbaik berikutnya untuk kenyamanan kita sendiri, yakni memperhatikannya.  

Terkadang kehadiran orang tua, kemampuan mereka untuk duduk dan merasakan kesedihan yang mereka rasakan tanpa mencoba untuk memotongnya atau menghentikannya, itulah yang dibutuhkan seorang anak.

Tantrum sering kali merupakan semacam pelepasan emosi, sebuah katarsis dari emosi yang luar biasa, dan seringkali hal yang paling efektif yang bisa dilakukan orangtua adalah duduk di dekat anak mereka dan secara nonverbal mengkomunikasikan kehadiran tanpa syarat mereka.


3. Bedakan antara perasaan dan perilaku

Ketika anak Anda melepaskan semua perasaan mereka, mungkin mereka menjadi sangat kewalahan oleh kemarahan, frustrasi, dan kesusahan sehingga mereka terlibat dalam perilaku tertentu yang tidak baik-baik saja, yaitu yang tidak aman untuk diri mereka sendiri atau orang-orang di sekitar mereka.  

Ini mungkin termasuk memukul, menendang, menggaruk, melemparkan balok kayu ke seberang ruangan, dan lainnya. Pada titik ini, Anda perlu membuat perbedaan antara perasaan dan perilaku mereka, dengan pesan yang mendasarinya adalah bahwa meskipun semua perasaan diterima di rumah Anda, semua perilaku tidak.

Katakan pada mereka, "Chloe, saya tahu bahwa kamu sangat marah. Kamu dapat berteriak, menjerit, menangis, dan menendang lantai sekeras yang kamu bisa, tapi aku tidak akan membiarkanmu menyakitiku atau adik perempuanmu, atau anjingmu. Itu tidak baik,"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua Zaman Now

2 Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua Zaman Now

Health | Sabtu, 20 April 2019 | 16:13 WIB

Studi Sebut Orangtua di Inggris Terlalu Sibuk Melatih Anak Sejak Dini

Studi Sebut Orangtua di Inggris Terlalu Sibuk Melatih Anak Sejak Dini

Health | Kamis, 11 April 2019 | 18:41 WIB

Apakah Laki-laki Anda Suka Tantrum?

Apakah Laki-laki Anda Suka Tantrum?

Lifestyle | Kamis, 21 Agustus 2014 | 15:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB