Mudik 2019, Kemenkes Sebut Posko Kesehatan Berfungsi Optimal

M. Reza Sulaiman

Selasa, 11 Juni 2019 | 10:16 WIB
Mudik 2019, Kemenkes Sebut Posko Kesehatan Berfungsi Optimal
Foto udara ribuan kendaraan pemudik tujuan Sumatra antre memasuki kapal Roro di Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (1/6) dini hari. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Mudik 2019, Kemenkes Sebut Posko Kesehatan Berfungsi Optimal

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut kehadiran posko kesehatan di sepanjang jalur mudik membuat mudik 2019 lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI Bambang Wibowo menegaskan usaha pemerintah untuk memfasilitasi rakyatnya melakukan silaturahmi dalam rangka Idul Fitri tahun ini, sangat baik.

“Kalau dibandingkan dengan tahun yang lalu sangat luar biasa baik perubahannya. Dari sisi fasilitas itu sekarang jauh lebih bagus, seperti fasilitas di jalan tol, juga fasilitas-fasilitas pos kesehatan, dan juga bagaimana melakukan rekayasa lalu lintas untuk memberikan kemudahan dan kelancaran pada masyarakat yang akan melakukan silaturahmi Idul Fitri,” ungkap Bambang, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.

Menurut Bambang, kesadaran masyarakat juga bagus, baik saat menggunakan jalan sesuai aturan maupun dalam pemanfaatan pos kesehatan menurunkan angka kecelakaan.

“Angka kejadian kecelakaan itu turun drastis lebih dari 50%. Juga angka fatalitas kecelakaan baik yang meninggal maupun yang cedera turun drastis,” tambah Bambang.

Di sepanjang jalur mudik, menurut Bambang, tantangan dalam pelayanan di posko kesehatan adalah pertama memberikan layanan konsultasi dan promosi kesehatan untuk menjaga perilaku hidup sehat, bersih, juga berkendara yang aman.

Kedua, kalau sampai terjadi kecelakaan, tantangannya adalah bagaimana respons time-nya bagus sekaligu kecepatan pelayanannya bagus.

“Bagaimana melakukan pelayanan dengan benar supaya tidak memperparah atau menyebabkan kefatalan lanjut dari korban,” jelas Bambang.

baca juga

Posko kesehatan saat ini, kata Bambang, karena kejadian kecelakaannya turun, lebih banyak dimanfaatkan untuk kegiatan konsultasi, pelayanan promotif preventif, juga layanan kesehatan tradisional seperti akupresur dan massage (pijat).

“Serta kegiatan promosi untuk membangun kesadaran untuk istirahat dan memanfaatkan Pos kesehatan,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemudik Jatuh dari Ketinggian 15 Meter Jembatan Cimanuk Tol Cikopo

Pemudik Jatuh dari Ketinggian 15 Meter Jembatan Cimanuk Tol Cikopo

Jabar | Senin, 10 Juni 2019 | 12:40 WIB

Ratusan Ribu Pemudik Arus Balik Lebaran Mulai Melintas di Kota Bekasi

Ratusan Ribu Pemudik Arus Balik Lebaran Mulai Melintas di Kota Bekasi

Jabar | Minggu, 09 Juni 2019 | 22:15 WIB

Pengamat Himbau Pemudik Arus Balik Untuk Bijak Gunakan Rest Area

Pengamat Himbau Pemudik Arus Balik Untuk Bijak Gunakan Rest Area

News | Minggu, 09 Juni 2019 | 18:52 WIB

Terkini

Kisah Leo Raja Hutan yang Arogan

Kisah Leo Raja Hutan yang Arogan

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Haruskah Menunggu Semuanya Krisis Dulu untuk Menyadari Ada yang Salah?

Haruskah Menunggu Semuanya Krisis Dulu untuk Menyadari Ada yang Salah?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Pekerja Tewas di Tambang Emas Ilegal Madina

Pekerja Tewas di Tambang Emas Ilegal Madina

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Darah Depok Tak Cukup! Bomber Dinamo Bucuresti Dicoret John Herdman dari Daftar Naturalisasi

Darah Depok Tak Cukup! Bomber Dinamo Bucuresti Dicoret John Herdman dari Daftar Naturalisasi

Bola | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Saham Bisa Jadi Jaminan Kredit, Bagaimana Bank Mengelola Risikonya?

Saham Bisa Jadi Jaminan Kredit, Bagaimana Bank Mengelola Risikonya?

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Mahasiswa ULM Ungkap Kondisi Terkini Karhutla di Kalimantan, Jarak Pandang Hanya 2 Meter

Mahasiswa ULM Ungkap Kondisi Terkini Karhutla di Kalimantan, Jarak Pandang Hanya 2 Meter

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Bruntusan atau Makin Berminyak? Ini Ciri-Ciri Moisturizer Tidak Cocok di Kulitmu

Bruntusan atau Makin Berminyak? Ini Ciri-Ciri Moisturizer Tidak Cocok di Kulitmu

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Jay Idzes Mulai Pulih dari Cedera, John Herdman Bisa Bernapas Lega Jelang FIFA Matchday

Jay Idzes Mulai Pulih dari Cedera, John Herdman Bisa Bernapas Lega Jelang FIFA Matchday

Bola | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Sentimen Penopang Rebound IHSG Sesi I, BBRI dan Saham Perbankan Meroket

Sentimen Penopang Rebound IHSG Sesi I, BBRI dan Saham Perbankan Meroket

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Profil Greenpeace yang Bentangkan Spanduk Raksasa Kritik Pemerintah di Bundaran HI

Profil Greenpeace yang Bentangkan Spanduk Raksasa Kritik Pemerintah di Bundaran HI

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:05 WIB

×