Jangan Berlebihan Makan Buah Leci, Ketahui 5 Penyakit yang Ditimbulkan!

Ririn Indriani, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 15 Juni 2019 | 15:10 WIB
Jangan Berlebihan Makan Buah Leci, Ketahui 5 Penyakit yang Ditimbulkan!
Ilustrasi buah leci. (Pixabay/Josch13)

Suara.com - Leci adalah buah asal Cina yang sudah tidak asing lagi di Indonesia. Buah ini bisa dikonsumsi secara langsung , menjadi campuran teh, kue dan lain sebagainya.

Buah leci juga mengandung banyak nutrisi, seperti vitamin, mineral, antioksidan, fitonutrien dan lainnya yang terbukti sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Selain itu, Leci juga menyimpan banyak manfaat kecantikan untuk kulit maupun rambut kita. Namun, tahukah Anda bahwa leci yang kaya manfaat dengan sejumlah kandungan nutrisinya ini  ternyata memiliki efek samping jika dikonsumsi berlebihan.

Melansir dari goodhealthall.com, konsumsi leci berlebihan bisa memicu sejumlah penyakit yang mungkin membahayakan nyawa jika tak segera mendapat pertolongan. Apa saja? Berikut ulasannya.

1. Hipoglikemia

Bagi penderita diabetes mengonsumsi leci mungkin sangat membantu untuk menurunkan gula darah, tetapi konsumsi leci yang tidak terkontrol bisa menurunkan gula darah kita ke taraf yang sangat rendah.

Kondisi inilah disebut hipoglikemia. Apalagi jika pasien diabetes sudah mengonsumsi obat untuk mengendalikan kadar gula darah, konsumsi leci justru akan memperburuk kondisinya.

Sebanyak 31 anak meninggal dunia karena keracunan buah leci (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi buah leci. (Pexels/Pixabay)

2. Tekanan darah rendah

Selain menurunkan gula darah, konsumsi leci terlalu banyak juga menurunkan tekanan darah hingga ke taraf paling rendah. Biasanya orang akan merasakan gejala seperti pusing, pandangan kabur, mual, dingin, keletihan ekstrem dan pernapasan pendek.

baca juga

Karena itu, bagi seseorang dengan tekanan darah tinggi dan sudah mengonsumsi obat tetap harus berhati-hati ketika mengonsumsi buah leci.

3. Menghilangkan keseimbangan tubuh

Konsumsi buah leci terlalu banyak mungkin akan meninggalkan rasa 'panas' di dalam tubuh yang bisa menghilangkan keseimbangan tubuh kita. Akibatnya, seseorang mungkin akan mengalami hidung berdarah, sakit tenggorokan, sakit mulut dan lainnya.

4. Autoimun

Leci yang merupakan sumber vitamin C sangat baik untuk melawan radikal bebas dan mencegah kerusakan oksidatif pada sel-sel tubuh, termasuk sistem kekebalan tubuh. Di sisi lain, leci membuat sistem kekebalan tubuh bekerja lebih aktif melindungi diri dari mikroba penyebab penyakit.

Akibatnya, sistem kekebalan tubuh yang hiperaktif inilah dapat meningkatkan risiko penyakit autoimun seperti multiple sclerosis, lupus, rheumatoid arthritis dan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Makan Buah Leci, 31 Anak Radang Otak Hingga Meninggal Dunia

Setelah Makan Buah Leci, 31 Anak Radang Otak Hingga Meninggal Dunia

Health | Sabtu, 15 Juni 2019 | 14:11 WIB

Berubah Kuning, Seorang Anak Dilarikan Ke Rumah Sakit Setelah Makan Kacang

Berubah Kuning, Seorang Anak Dilarikan Ke Rumah Sakit Setelah Makan Kacang

Health | Senin, 13 Mei 2019 | 12:17 WIB

Menghilangkan Gizi, 5 Buah Ini Tidak Boleh Disimpan di Kulkas

Menghilangkan Gizi, 5 Buah Ini Tidak Boleh Disimpan di Kulkas

Lifestyle | Senin, 29 April 2019 | 06:13 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×