Inovasi Deteksi Dini DBD, BPPT Jalin Kerja Sama dengan Kimia Farma

M. Reza Sulaiman

Selasa, 18 Juni 2019 | 08:00 WIB
Inovasi Deteksi Dini DBD, BPPT Jalin Kerja Sama dengan Kimia Farma
Positif terinfeksi demam berdarah. (Shutterstock)

Suara.com - Kerja Sama BPPT dan Kimia Farma Demi Inovasi Deteksi Dini DBD

Deteksi dini atau early detection merupakan langkah pertama pencegahan wabah penyakit infeksi, termasuk demam berdarah dengue (DBD). Demi meningkatkan inovasi dan produksi alat deteksi dini DBD, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pun melakukan kerja sama dengan PT Kimia Farma (Persero).

"Kit Diagnostik ini dirancang untuk deteksi dini (early detection) dan deteksi non-dini penyakit DBD. Sehingga penyakit demam berdarah bisa dideteksi lebih awal dengan menggunakan alat ini," kata Kepala BPPT Hammam Riza dalam keterangan pers, dikutip dari Antara.

Hammam mengatakan penandatanganan kerja sama itu sangat penting agar inovasi Kit DBD dapat segera di produksi massal, sehingga dapat digunakan untuk kepentingan penanganan DBD.

"Kami menyadari bahwa hasil kajian dan inovasi teknologi BPPT tidak akan bisa sampai kepada pengguna dan masyarakat. Untuk itu kami gandeng industri dalam negeri dalam hal ini PT Kimia Farma yang siap produksi secara massal," tuturnya.

Ruang lingkup kerja sama BPPT dan PT Kimia Farma meliputi optimasi produksi bahan baku dan produk kit rapid test DBD, uji fungsi dan pengurusan ijin edar produk kit rapid test DBD, alih teknologi produksi bahan baku dan produk kit rapid test DBD, serta produksi dan komersialisasi produk kit rapid test DBD komersial.

Hammam berharap Kit Diagnostik DBD itu segera dapat diproduksi dan dikomersialisasikan untuk mempercepat deteksi dan tindakan penanganan demam berdarah di Indonesia.

Ilustrasi nyamuk demam berdarah. (Shutterstock)
Ilustrasi nyamuk demam berdarah. (Shutterstock)

"Selain itu kami juga berharap inovasi kit DBD ini menjadi bukti eksistensi teknologi BPPT dalam mendorong kemandirian dan daya saing industri kesehatan dalam negeri," tuturnya.

Kit rapid test tersebut berbasis teknik imunokromatografi dengan menggunakan anti–NS1 antibodi monoklonal yang dikembangkan oleh BPPT. Untuk deteksi menggunakan kit tersebut, diperlukan waktu 2-10 menit.

baca juga

Beberapa keunggulan prototipe kit diagnostik itu adalah mampu mendeteksi dini infeksi DBD, menggunakan bahan baku antibodi monoklonal berdasarkan strain lokal Indonesia, hasil dapat diperoleh dengan relatif cepat serta penyimpanan tidak memerlukan pendingin.

Diharapkan pada akhir 2019, ijin edar produk sudah diperoleh dari Kementerian Kesehatan dan PT Kimia Farma sudah bisa meluncurkan produk perdana kit diagnostik ini. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPPT Akan Pantau Performa BBM B30

BPPT Akan Pantau Performa BBM B30

Otomotif | Kamis, 13 Juni 2019 | 23:10 WIB

BPPT: Pemilu Elektronik Percuma Bila Tak Siap Kalah

BPPT: Pemilu Elektronik Percuma Bila Tak Siap Kalah

Tekno | Rabu, 15 Mei 2019 | 04:15 WIB

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Bisa Wujudkan NTT Bebas DBD

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Bisa Wujudkan NTT Bebas DBD

Your Say | Jum'at, 10 Mei 2019 | 10:32 WIB

Terkini

Daftar 63 Pejabat Pemkot yang Dilantik Wali Kota Pekanbaru

Daftar 63 Pejabat Pemkot yang Dilantik Wali Kota Pekanbaru

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 12:53 WIB

DPRD NTB Minta Seluruh Pimpinan dan Pengajar Ponpes Tes Kejiwaan

DPRD NTB Minta Seluruh Pimpinan dan Pengajar Ponpes Tes Kejiwaan

Bali | Rabu, 30 September 2026 | 12:50 WIB

Langkah Gibran Sambangi Korban MBG Disebut Belum Selesaikan Masalah, Cuma Cari Panggung Politik?

Langkah Gibran Sambangi Korban MBG Disebut Belum Selesaikan Masalah, Cuma Cari Panggung Politik?

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:49 WIB

Targer 8% Buyar, Ekonomi Indonesia Diramal Hanya Mentok di Level 5,2%

Targer 8% Buyar, Ekonomi Indonesia Diramal Hanya Mentok di Level 5,2%

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 12:49 WIB

Strategi Toyota Indonesia Seimbangkan Otomatisasi Pabrik dan Tenaga Kerja Manusia

Strategi Toyota Indonesia Seimbangkan Otomatisasi Pabrik dan Tenaga Kerja Manusia

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 12:48 WIB

Si Jago Merah Mengamuk di Petamburan Dini Hari, Tiga Rumah Ludes Terbakar

Si Jago Merah Mengamuk di Petamburan Dini Hari, Tiga Rumah Ludes Terbakar

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:48 WIB

5 Rekomendasi Dompet Pria Lokal untuk Solusi Kado Ulang Tahun

5 Rekomendasi Dompet Pria Lokal untuk Solusi Kado Ulang Tahun

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 12:46 WIB

Diskon Tiket Masuk ARTSUBS 2026 Khusus Pengguna BRImo

Diskon Tiket Masuk ARTSUBS 2026 Khusus Pengguna BRImo

Bri | Rabu, 30 September 2026 | 12:45 WIB

8 Rekomendasi Parfum Pucelle dan Gatsby Terbaik di Minimarket untuk Harian

8 Rekomendasi Parfum Pucelle dan Gatsby Terbaik di Minimarket untuk Harian

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 12:44 WIB

Bukan Sekadar Flu, Kenali Tanda Bahaya Influenza A yang Bisa Berujung Rawat Inap di RS

Bukan Sekadar Flu, Kenali Tanda Bahaya Influenza A yang Bisa Berujung Rawat Inap di RS

Health | Rabu, 30 September 2026 | 12:44 WIB

×