Tren Tato Kulit Terbakar, Amankah untuk Diikuti?

Silfa Humairah Utami, Dinda Rachmawati

Selasa, 18 Juni 2019 | 15:00 WIB
Tren Tato Kulit Terbakar, Amankah untuk Diikuti?
Ilustrasi mengikuti tren tato. (Shutterstock)

Suara.com - Tren Tato Kulit Terbakar, Amankah untuk Diikuti?

Tren tato kulit terbakar atau sunburn tattoo yang beredar di media sosial, menimbulkan berbagai perdebatan.

Tato kulit terbakar sendiri merupakan hal aneh, dimana seseorang menerapkan bentuk atau desain pada kulit mereka dan keluar di bawah sinar matahari, dan menunggu untuk terbakar.

Saat kulit mereka terbakar sepenuhnya, desain seperti 'cetakan' akan muncul di kulit dengan kulit yang lebih putih. Desain itu kemudian akan bertahan sebagai 'tato' semi permanen sementara kulit Anda sembuh dan mengelupas.

Tato kulit terbakar. (Instagram/@hitradio104.7)
Tato kulit terbakar. (Instagram/@hitradio104.7)

Sebenarnya, hal ini bukanlah sesuatu yang baru. Banyak orang dengan sengaja merusak kulit mereka demi memiliki bentuk bintang di pergelangan tangan mereka sejak 2015.

Namun menurut Inked, bertambahnya usia tidak membuat kita semua lebih bijaksana, karena hal ini terus muncul di internet. Di Instagram, sebagian besar #sunburntattoos yang dibagikan tidak disengaja, tetapi ada beberapa postingan yang menggambarkan teknik ini sebagai cara mudah untuk memiliki tato sementara.

Dan nyatanya, hal ini bukanlah ide yang baik. Dokter kulit, Dr. Sharon Wong mengatakan kepada Metro bahwa mengikuti tren tato kulit terbakar adalah hal yang sangat berbahaya dan tidak bertanggung jawab.

"Paparan UV intens yang menghasilkan kulit terbakar menyebabkan kerusakan DNA yang signifikan pada kulit dengan konsekuensi yang sangat serius dan berpotensi mengancam jiwa," kata Dr. Wong memperingatkan.

Mengalami sengatan matahari setiap dua tahun bagi mereka yang ditinggal di iklim dua musim, kata dia, sudah cukup untuk melipatgandakan peluang Anda terkena melanoma (kanker kulit) di masa depan.

baca juga

Bukan hanya berbahaya, tetapi juga sangat tidak bertanggung jawab bagi siapa pun untuk mempromosikan tato kulit terbakar sebagai tren yang sedang diminati.

"Tato kulit terbakar sangay berbahaya dan tidak ada yang disebut tan yang aman," ujar dia.

Bukan cuma berisiko terhadap kanker kukit, duduk di bawah sinar matahari untuk membuat tato kulit terbakar juga menempatkan Anda pada risiko terkena stroke yang tidak pernah menyenangkan, serta luka bakar yang membuat Anda sakit karena kulit akan mengelupas.

Selain efek pada kulit Anda, terbakar di bawah sinar matahari juga dapat menyebabkan masalah seperti kelelahan panas, pusing, mual dan sakit kepala.

"SPF membantu melindungi kulit Anda dari sinar matahari dan sinar UV yang berbahaya, ini memperpanjang jumlah waktu yang dapat Anda habiskan di bawah sinar matahari dan harus digunakan secara menyeluruh di semua area kulit yang akan terkena sinar matahari," jelas dia lagi.

Singkatnya, jika Anda menghargai kesehatan Anda, jangan mengikuti tren ini. Dan tetap terlindungi dengan baik di bawah sinar matahari juga. Jika Anda memang ingin memiliki tato temporer, kabar baik, karena ada banyak pilihan yang lebih aman untuk dipilih, ujar dia.

Tidak peduli seberapa besar atau kecil area kulit yang terpapar karena tato kulit terbakar, jenis kulit terbakar tetap dapat menyebabkan masalah kesehatan di berbagai tingkatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh, Gisella Anastasia Terciduk Bikin Tato?

Waduh, Gisella Anastasia Terciduk Bikin Tato?

Entertainment | Selasa, 28 Mei 2019 | 20:30 WIB

Sindir Kapolri, Jubir PSI Malah Pamer Tato

Sindir Kapolri, Jubir PSI Malah Pamer Tato

News | Selasa, 28 Mei 2019 | 16:56 WIB

Pilih Seniman Tato Murah, Perempuan Ini Alami Infeksi Parah

Pilih Seniman Tato Murah, Perempuan Ini Alami Infeksi Parah

Health | Senin, 27 Mei 2019 | 03:35 WIB

Terkini

Perlu Kesabaran, Ini Cara Paling Ampuh Minta Maaf ke Zodiak Taurus yang Keras Kepala

Perlu Kesabaran, Ini Cara Paling Ampuh Minta Maaf ke Zodiak Taurus yang Keras Kepala

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Indonesia dan Singapura Luncurkan Project NUSA dan Korika Demi Kedaulatan AI

Indonesia dan Singapura Luncurkan Project NUSA dan Korika Demi Kedaulatan AI

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Jalur 'Neraka' Gowa Kini Mulus, Punya Jalur Khusus Pesepeda dan Pejalan Kaki

Jalur 'Neraka' Gowa Kini Mulus, Punya Jalur Khusus Pesepeda dan Pejalan Kaki

Sulsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Izin 6 Perusahaan Hutan Dibekukan Imbas Karhutla, Ada Jejak Haji Isam hingga Bisnis Sawit Singapura

Izin 6 Perusahaan Hutan Dibekukan Imbas Karhutla, Ada Jejak Haji Isam hingga Bisnis Sawit Singapura

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:47 WIB

Hingga Tahun 2027, Beli Rumah dan Mobil Bisa Tanpa DP

Hingga Tahun 2027, Beli Rumah dan Mobil Bisa Tanpa DP

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Studi Terbaru Ungkap Potensi Vape, Bagaimana Dampaknya bagi Industri Tembakau?

Studi Terbaru Ungkap Potensi Vape, Bagaimana Dampaknya bagi Industri Tembakau?

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:42 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Tinggi, Menko Airlangga Yakin APBN Tak Jebol

Harga Minyak Dunia Naik Tinggi, Menko Airlangga Yakin APBN Tak Jebol

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:36 WIB

Mengurai Kasus Dana Syariah: Menagih Akuntabilitas Dewan Pengawas

Mengurai Kasus Dana Syariah: Menagih Akuntabilitas Dewan Pengawas

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Sergap Kapal di Belawan, Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin dan Amankan WNA

Sergap Kapal di Belawan, Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin dan Amankan WNA

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:28 WIB

Viral Aksi Kontroversi di Kafe Pekanbaru, Satpol PP Minta Klarifikasi Pengelola

Viral Aksi Kontroversi di Kafe Pekanbaru, Satpol PP Minta Klarifikasi Pengelola

Riau | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:20 WIB

×