4 Tips Pakai Ransel agar Terhindar dari Sakit Punggung

Silfa Humairah Utami

Senin, 15 Juli 2019 | 08:00 WIB
4 Tips Pakai Ransel agar Terhindar dari Sakit Punggung
Ilustrasi cara menggunakan tas ransel agar tidak nyeri punggung. (Shutterstock)

Suara.com - 4 Tips Pakai Ransel yang Benar Agar Terhindar dari Sakit Punggung.

Saat memakai ransel membuat Anda nyeri punggung? Mungkin cara Anda memakai tas ransel yang tidak benar.

sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa memakai ransel sembarangan bisa menyebabkan sakit punggung.

Pada penelitian yang melibatkan sekitar 5.000 siswa berusia 6-19 tahun diketahui bahwa durasi pemakaian berpengaruh terhadap nyeri punggung.

Setelah dilakukan wawancara, para peneliti menemukan setidaknya 60% pelajar yang memakai ransel menderita nyeri punggung dan pundak.

Penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan yang cukup drastis terkait dampak pemakaian ransel, antara remaja dibandingkan anak-anak yang usianya lebih muda.

Jumlah para remaja yang mengeluhkan sakit punggung ternyata lebih banyak dibandingkan anak-anak yang umumnya membawa beban lebih banyak.

Rupanya, berdasarkan penelitian tersebut, beban pada ransel Anda terbukti tidak begitu berpengaruh pada nyeri punggung akibat memakai tas. Durasi memakai ransel yang lama-lah yang lebih berperan membuat punggung Anda sakit.

Agar rasa nyeri tidak sampai mengganggu aktivitas Anda, yuk intip dahulu cara memakai ransel yang baik dan benar dilansir Hello Sehat.

baca juga

1. Gunakan kedua tali ransel

Selalu gunakan kedua tali ransel untuk menjaga postur tubuh Anda. Mengaitkan satu tali ransel saja, bisa membuat postur tubuh jadi buruk dan menyebabkan pundak dan punggung Anda sakit.

2. Sesuaikan tali ransel setara

Menyesuaikan tali ransel sehingga setara dengan punggung dan terasa nyaman di pundak Anda. Usahakan bagian bawah ransel tidak melewati pinggang Anda. Berikan jeda setidaknya 3 cm lebih tinggi dari pinggul.

3. Atur tali ransel pas hingga tidak bergoyang-goyang 

Jangan membiarkan ransel bergoyang dari satu sisi ke sisi lainnya. Hal ini bisa menyebabkan gesekan pada pundak dan punggung.

4. Ransel dengan tali dada atau pinggang

Memakai tali pinggang atau tali dada ransel jika ada. Hal ini bertujuan agar tekanan dan gesekan pada bahu dapat berkurang.

Selain cara-cara memakai ransel yang benar di atas, American Academy of Pediatrics juga mengungkapkan aturan khusus pakai ransel untuk anak-anak. Lembaga setara Ikatan Dokter Anak Indonesia ini mengatakan bahwa anak-anak seharusnya tidak membawa beban di ransel lebih dari 10-20% berat badan mereka.

Setidaknya, beban yang paling berat berkisar 2-7 kilogram dapat anak-anak bawa. Jika terlalu berat, Anda bisa mengganti ransel mereka dengan tas koper kecil yang mengurangi risiko nyeri pada punggung dan pundak.

Jadi perhatikan cara yang tepat membawa ransel di atas agar menghindari nyeri punggung ya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanda Jika Nyeri Punggung Anda Gejala Serius, Kenali Sebelum Terlambat!

Tanda Jika Nyeri Punggung Anda Gejala Serius, Kenali Sebelum Terlambat!

Health | Minggu, 30 Juni 2019 | 19:15 WIB

Selain Koyo, 5 Posisi Tidur Seperti ini Juga Mengurangi Sakit Punggung!

Selain Koyo, 5 Posisi Tidur Seperti ini Juga Mengurangi Sakit Punggung!

Health | Senin, 24 Juni 2019 | 17:20 WIB

Pesan Online, Warganet Ini Malah Dapat Tas Seukuran Hamster

Pesan Online, Warganet Ini Malah Dapat Tas Seukuran Hamster

Tekno | Selasa, 05 Maret 2019 | 06:45 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×