Nila Moeloek Sebut Daun Kelor Kaya Protein, Apa Saja Kandungan Lainnya?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Selasa, 20 Agustus 2019 | 16:15 WIB
Nila Moeloek Sebut Daun Kelor Kaya Protein, Apa Saja Kandungan Lainnya?
Ilustrasi daun kelor (Shutterstock)

Suara.com - Tanaman daun kelor sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Tanaman yang biasanya dipandang sebelah mata ini ternyata memiliki manfaat luar biasa.

Menurut Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek, kelor termasuk tumbuhan obat dan mengandung protein yang bagus untuk tubuh.

"Ternyata kelor itu mengandung protein yang cukup baik untuk dijadikan makanan untuk diberikan pada anak-anak kita," jelas Nila dalam Simposium Pengembangan Industri Obat Tradisional dan Peningkatan Penggunaan Obat Tradisional di Yogyakarta, Selasa (20/8/2019).

NTT merupakan salah satu daerah di Indonesia yang banyak tumbuh tanaman kelor. Sayangnya, kata Nila, tanaman ini justru diekspor ke negara lain.

Kelor atau dapat disebut dengan moringa ternyata telah digunakan selama berabad-abad sebagai obat.

Tanaman ini juga memiliki sifat antijamur, antivirus, antidepresan, hingga anti-inflamasi.

Menkes Nila Moeloek bicara soal Saintifikasi Jamu untuk pangkas biaya pelayanan kesehatan. (Suara.com/Rahmat Ali)
Menkes Nila Moeloek bicara soal Saintifikasi Jamu untuk pangkas biaya pelayanan kesehatan. (Suara.com/Rahmat Ali)

Melansir Medical News Today, kelor memiliki banyak manfaat, mulai dari kesehatan hingga kecantikan.

1. Melindungi dan menutrisi kulit serta rambut

Minyak biji kelor bermanfaat untuk melindungi rambut dari radikal bebas dan membuatnya tetap bersih dan sehat.

Kelor mengandung protein yang berarti sangat membantu dalam melindungi sel-sel kulit dari kerusakan.

Tanaman ini juga mengandung elemen melembabkan dan detoksifikasi yang mampu meningkatkan kesehatan kulit dan rambut.

2. Mengobati edema

Edema adalah kondisi yang menyakitkan di mana cairan menumpuk di jaringan tertentu dalam tubuh.

Sifat anti-inflamasi moringa mungkin efektif dalam mencegah edema berkembang.

Ekstrak daun kelor dinilai bergizi. (Shutterstock)
Ekstrak daun kelor dinilai bergizi. (Shutterstock)

3. Melindungi hati

Kelor tampaknya melindungi hati terhadap kerusakan yang disebabkan oleh obat anti-tuberkular dan dapat mempercepat proses perbaikannya.

4. Mencegah dan mengobati kanker

Ekstrak kelor mengandung sifat yang mungkin membantu mencegah kanker berkembang. Terdapat pula niazimicin, yakni senyawa yang menekan perkembangan sel kanker.

5. Mengobati gangguan perut

Ekstrak kelor dapat membantu mengobati beberapa gangguan lambung, seperti sembelit, gastritis, dan kolitis ulserativa.

Sifat antibiotik dan antibakteri dari kelor bisa membantu menghambat pertumbuhan berbagai patogen, sedangkan tingginya kandungan vitamin B efektif memperlancar pencernaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nila Moeloek: Jika Sudah Diuji, Bajakah Bisa Dijadikan Produk Obat

Nila Moeloek: Jika Sudah Diuji, Bajakah Bisa Dijadikan Produk Obat

Health | Selasa, 20 Agustus 2019 | 14:55 WIB

Catat! Telur Bebek Memiliki Protein Lebih Tinggi dari Telur Ayam!

Catat! Telur Bebek Memiliki Protein Lebih Tinggi dari Telur Ayam!

Health | Minggu, 18 Agustus 2019 | 17:18 WIB

Jarang Diketahui, Telur Asin Kaya Nutrisi dan DIrekomendasikan Pakar

Jarang Diketahui, Telur Asin Kaya Nutrisi dan DIrekomendasikan Pakar

Health | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 19:25 WIB

Sinyal Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Semakin Kencang

Sinyal Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Semakin Kencang

Bisnis | Rabu, 14 Agustus 2019 | 18:33 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB